Headline.co.id (Kulon Progo) ~ Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Daendels Timur, tepatnya di Jembatan Ngremang, Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, pada Sabtu pagi (3/5/2024) sekitar pukul 06.40 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden tabrak lari yang melibatkan tiga kendaraan.
Baca juga: Awas! Melanggar di Rel Kereta Bisa Kena Denda dan Penjara, Ini Aturannya
Menurut laporan resmi yang disampaikan Kanit Gakkum Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda Tanto Kurniawan kepada headline.co.id, kejadian bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB-4337-WL yang dikendarai Etrias Desti Kurniasari (27), melaju dari arah barat ke timur. Motor tersebut melaju terlalu dekat dengan sebuah mobil Pick Up yang identitasnya kini masih dalam penyelidikan.
“Diduga karena terlalu mepet, terjadi benturan antara sepeda motor dengan kendaraan Pick Up yang mengakibatkan pengendara motor terjatuh ke arah kanan, hingga melewati marka tengah jalan,” ungkap Ipda Tanto dalam keterangan tertulisnya.
Nahasnya, pada saat bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju sebuah Light Truck Mitsubishi bernomor polisi AB-8022-FU yang dikemudikan Joko Dwi Prasetia, warga Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat menghindar sepenuhnya meski sudah berupaya mengerem dan membanting stir ke kiri. Tubrukan pun tak terelakkan.
Akibat benturan keras tersebut, Etrias mengalami luka parah, Korban sempat dilarikan ke RSUD Wates, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
“Korban memiliki SIM C dan STNK yang sah, dan kami sudah mengamankan barang bukti sepeda motor korban yang mengalami kerusakan di bagian kaca lampu, spion, dan slebor depan,” tambah Ipda Tanto.
Sementara itu, sopir truk Joko Dwi Prasetia tidak mengalami luka, meskipun truknya mengalami penyok pada bagian bumper depan kanan bawah. Joko diketahui memiliki SIM A dan STNK yang masih berlaku.
Identitas kendaraan Pick Up yang sempat terlibat dalam kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, karena kendaraan itu melarikan diri dari lokasi kejadian. Kerusakan pada kendaraan Pick Up juga belum dapat diidentifikasi.
Baca juga: Pejalan Kaki Asal Wonosobo Tewas Ditabrak Mobil di Depan Kampus, Ini Kronologinya
Polisi telah melakukan sejumlah tindakan seperti mendatangi lokasi kejadian, memeriksa kondisi korban di rumah sakit, mencatat identitas korban dan saksi, serta membuat sketsa kejadian. Barang bukti juga telah diamankan.
“Rencana tindak lanjut kami adalah meminta keterangan dari para saksi, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan BPJS untuk proses klaim asuransi serta santunan kepada korban,” pungkas Ipda Tanto.
Baca juga: Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Pengusaha Katering di Nanggulan Ludes Terbakar



















