Kecelakaan Honda Vario vs Suzuki Karimun di Simpang Empat Sagan, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit ~ Headline.co.id (Sleman). Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang empat Sagan, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Selasa (18/3) pagi sekitar pukul 07.15 WIB. Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil Suzuki Karimun dan sepeda motor Honda Vario yang mengakibatkan pengendara motor mengalami luka serius.
Baca juga: Polres Bantul Siapkan Ratusan Personel untuk Operasi Ketupat Progo 2025
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sleman, AKP Sutarman, S.H., M.A.P., dalam keterangan tertulis yang diterima headline.co.id, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Karimun dengan nomor polisi AB-1644-VU yang dikemudikan oleh Mustopa (68), warga Kota Sukabumi, melaju dari arah selatan menuju utara. Mobil tersebut sempat berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Setelah lampu hijau menyala, mobil kembali melaju. Namun, pada saat bersamaan, dari arah timur ke barat, melaju sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB-3723-FR yang dikendarai oleh R. Haidariza Lintang Jauhar (17), seorang mahasiswa asal Yogyakarta.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kedua pengendara tidak dapat mengendalikan kendaraannya, benturan pun terjadi,” ungkap Sutarman.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun 2 Mobil 1 Motor di Temon Kulon, Satu Pengendara Motor Alami Luka Serius
Akibat kecelakaan ini, Haidariza mengalami luka cukup parah. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadar dengan luka robek di pelipis kiri, lecet di kaki kanan, serta mengalami cedera di leher dan kepala. Korban segera dilarikan ke RS Panti Rapih untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, pengemudi mobil, Mustopa, dilaporkan tidak mengalami luka.
Kerusakan kendaraan akibat insiden ini cukup signifikan. Mobil Suzuki Karimun mengalami penyok pada pintu kanan depan dan belakang, kaca pintu kanan belakang pecah, spion kiri patah, serta goresan pada bodi kiri. Sementara itu, sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan pada bodi depan dan tengah, shockbreaker depan pesok, spakbor dan lampu pecah. Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.
Baca juga: Kerangka Manusia Ditemukan di Ladang Tebu Bambanglipuro, Diduga Perempuan di Bawah 25 Tahun






















