Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Nusantara: Menelusuri Jejak Kesultanan Perlak

Fajar Ari Wibowo by Fajar Ari Wibowo
10 months ago
in Religi
415 8
0
kerajaan islam pertama di indonesia adalah

kerajaan islam pertama di indonesia adalah

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Nusantara: Menelusuri Jejak Kesultanan Perlak ~ Headline.co.id (Jakarta). Islam telah mengukir sejarah panjang di Indonesia, dan pengaruhnya telah dirasakan sejak masa perdagangan di Nusantara. Di antara berbagai kerajaan Islam yang muncul, Kesultanan Perlak di Sumatera kerap dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di wilayah ini.

Baca juga: Mengenal Sholawat Adrikni: Doa Memohon Pertolongan dan Perlindungan Melalui Nabi Muhammad SAW, Apa Saja Manfaatnya?

You might also like

Ilustrasi gambar

Lengkap! Jadwal Sholat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini 11 Januari 2026

11 January 2026
Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Jadwal Sholat Yogyakarta Januari 2026 Lengkap, Panduan Umat Muslim Menjaga Ketepatan Waktu Ibadah

9 January 2026

Dilansir dari kanal YouTube JejakTruz pada Kamis (6/3), sejarahnya tidak hanya menggambarkan perjalanan dakwah melalui jalur perdagangan, tetapi juga mengisahkan dinamika politik, budaya, dan pertukaran antar peradaban di Asia Tenggara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Latar Belakang: Perdagangan dan Penyebaran Islam di Nusantara

Wilayah Indonesia pada masa lampau menjadi persinggahan strategis bagi para pedagang dari berbagai penjuru dunia, terutama dari Arab, India, Persia, dan Cina. Melalui jalur perdagangan yang melintasi Selat Malaka, berbagai ajaran dan kebudayaan baru mulai merambah ke Nusantara.

Baca juga: Doa Ramadan Hari Ke-7: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap, Apa Faidahnya?

Sumatera, dengan kekayaan hasil bumi dan letaknya yang strategis, menjadi daerah yang paling awal mendapatkan pengaruh Islam. Para pedagang tidak hanya membawa barang dagangan, tetapi juga nilai-nilai keagamaan yang kemudian menyebar ke kalangan masyarakat lokal.

Awal Mula Munculnya Kesultanan Perlak

Seiring dengan maraknya perdagangan internasional di Selat Malaka, wilayah Perlak mulai dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan dakwah. Nama Perlak sendiri diambil dari jenis kayu khas daerah yang digunakan oleh para nelayan untuk membuat perahu. Menurut beberapa sumber sejarah, wilayah ini sudah menjadi tujuan para pedagang dan dakwah sejak abad awal Islam.

Baca juga: Doa Mandi Wajib Setelah Haid: Tata Cara dan Penjelasan Lengkap, Jangan Sampai Salah!

Pada sekitar tahun 790 M, sebuah kapal layar berlabuh di Bandar Perlak. Kapal tersebut membawa kurang lebih 100 juru dakwah yang dipimpin oleh seorang nahkoda dari era Khalifah Abbasiyah, yaitu Ali bin Muhammad Jafar Sidik.

Meskipun awalnya dikenal sebagai seorang muslim Syiah yang pernah melakukan pemberontakan kepada Khalifah al-Ma’mun, Ali bin Muhammad Jafar Sidik kemudian diperintahkan untuk menyebarkan ajaran Islam di luar negeri Arab.

Dalam perjalanan dakwahnya, ia menikah dengan seorang putri istana Perlak. Putra pertama dari pernikahan tersebut, Syekh Maulana Abdul Aziz, kemudian mendirikan Kesultanan Perlak pada 1 Muharram 225 Hijriah (sekitar tahun 840 M). Dengan gelar Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Aziz Shah, ia memimpin kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Baca juga: Doa Ramadan Hari Ke-6: Meniti Kesucian Ramadan dengan Keikhlasan dan Harapan

Dinamika Kepemimpinan dan Konflik Internal

Setelah pendirian Kesultanan Perlak, kepemimpinan diteruskan oleh keturunan Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Aziz Shah. Penerusnya, seperti Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Rahim Shah dan Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abbasiyah, memerintah di tengah-tengah tantangan internal. Konflik antara pengikut Syiah dan Ahlussunnah mulai mencuat, yang sempat mengakibatkan perpecahan di kalangan rakyat Perlak.

Pada periode konflik kedua, terjadi perubahan kepemimpinan singkat ketika Said Maulana Ali Mukhni dilantik sebagai sultan baru. Namun, pemerintahannya hanya berlangsung singkat. Konflik internal semakin mendalam hingga akhirnya muncul faksi-faksi yang membagi wilayah Kesultanan Perlak menjadi dua bagian, yakni wilayah pesisir yang cenderung didominasi oleh pengikut Syiah dan wilayah pedalaman yang dipimpin oleh kaum Sunni.

Baca juga: Text Khutbah Jumat Singkat: Wujudkan Kesalehan Sosial, Bangun Karakter Muslim yang Kuat

Perpecahan ini menandai periode pergolakan di mana masing-masing faksi berusaha mempertahankan kekuasaannya. Di antara para sultan dari golongan Sunni, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Qodir Syekh Johan dan penerusnya berhasil memimpin wilayah secara relatif stabil.

Namun demikian, dinamika internal yang kompleks ini akhirnya membuat Kesultanan Perlak harus menghadapi serangkaian konflik lanjutan, terutama setelah serangan dari kerajaan Buddha Sriwijaya di tahun 986 M.

Konflik dengan Sriwijaya dan Akhir Kesultanan Perlak

Sriwijaya, kerajaan Buddha yang pernah mendominasi wilayah Nusantara, menyerang bagian pesisir Kesultanan Perlak. Dalam pertempuran besar yang berlangsung selama bertahun-tahun, Sultan al-Aaidin Syekh Maulana Muhammad Syah gugur, dan kekuasaan di wilayah pesisir pun perlahan diambil alih oleh faksi pedalaman yang beraliran Sunni. Konflik ini menandai titik balik penting dalam sejarah Perlak.

Baca juga: Mengintip Keistimewaan Bulan Ramadan: Momentum Penuh Berkah, Ampunan, dan Kesempatan Mustajab

Pada akhirnya, setelah melalui berbagai pertempuran dan negosiasi damai, Kesultanan Perlak mulai kehilangan kekuasaannya. Pengaruh kerajaan Islam baru, seperti Kerajaan Samudra Pasai yang muncul pada tahun 1267 M, semakin menguatkan penyebaran Islam di Nusantara.

Proses penggabungan wilayah Perlak ke dalam Kerajaan Samudra Pasai, yang dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Malik Az-Zahir, menandai berakhirnya era Kesultanan Perlak sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Baca juga: Bacaan Sholawat Agar Hujan Berhenti: Panduan Lengkap Doa Menenangkan Hati dan Mengundang Keberkahan

Bukti Sejarah dan Peninggalan

Sejarah Kesultanan Perlak didukung oleh berbagai bukti sejarah yang dapat dipercaya. Di antaranya adalah:

  • Naskah Ilham Hak karya Abu Ishaq Makkarani
  • Naskah Tadzkirah Tablet Jumbo Sultan as-salatin karya Syekh Samsul Bahri Abdullah al-Habsyi
  • Naskah silsilah raja-raja Perlak dan Pasai karya Sayyid Abdullah Ibnu Said Habib Saifudin

Selain naskah, peninggalan material seperti mata uang, stempel kerajaan, dan makam raja juga menjadi saksi bisu keberadaan Kesultanan Perlak. Mata uang kerajaan yang terdiri dari emas (dirham), perak (kupang), dan tembaga (kuningan) merupakan salah satu bukti konkret yang menunjukkan kemajuan ekonomi dan perdagangan di masa itu.

Baca juga: Sholawat Pembuka Pintu Rezeki: Mengukir Keberkahan dan Harapan di Bulan Ramadan

Signifikansi Sejarah

Kesultanan Perlak tidak hanya mencatatkan awal penyebaran Islam di Nusantara, tetapi juga membuka jalan bagi munculnya kerajaan-kerajaan Islam selanjutnya seperti Kerajaan Samudra Pasai dan Kesultanan Aceh.

Warisan budaya dan keagamaan yang ditinggalkan oleh Kesultanan Perlak terus dijadikan rujukan bagi para sejarawan dan peneliti dalam memahami dinamika awal Islam di Indonesia.

Melalui kajian sejarah yang mendalam dan bukti-bukti arkeologis yang ada, kita dapat menyimpulkan bahwa Kesultanan Perlak merupakan pionir dalam peradaban Islam di Nusantara.

Sejarahnya mengajarkan bahwa perdagangan internasional dan pertukaran budaya memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan membentuk identitas bangsa Indonesia.

Baca juga: Gus Baha Ungkap Hikmah di Balik Tradisi Buka Puasa yang Fleksibel

Kesimpulan

Kesultanan Perlak adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara yang lahir dari pertemuan budaya melalui jalur perdagangan. Meskipun menghadapi konflik internal dan serangan dari kekuatan eksternal seperti Sriwijaya, warisan sejarah Perlak tetap menjadi fondasi penting bagi perkembangan Islam di Indonesia.

Dengan mempelajari peninggalan dan naskah-naskah sejarah, kita tidak hanya mengenal masa lalu, tetapi juga memahami akar keislaman yang telah membentuk wajah budaya dan peradaban bangsa Indonesia hingga saat ini

Baca juga: Menyelami Makna Ramadan: Ceramah Agama Edisi Khusus Bulan Suci yang Menginspirasi

Tags: Kerajaan IslamKerajaan Islam Pertama di IndonesiaSejarah Kerajaan Islam Pertama
Fajar Ari Wibowo

Fajar Ari Wibowo

Related Stories

Ilustrasi gambar

Lengkap! Jadwal Sholat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini 11 Januari 2026

by Hendrawan
11 January 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama merilis jadwal sholat untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu, 11 Januari 2026. Data yang...

Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Jadwal Sholat Yogyakarta Januari 2026 Lengkap, Panduan Umat Muslim Menjaga Ketepatan Waktu Ibadah

by Hendrawan
9 January 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Jadwal sholat untuk wilayah Kota Yogyakarta selama Januari 2026 resmi menjadi panduan penting bagi umat Islam dalam...

Arti Sholawat Innal Habibal Musthofa

Lirik Innal Habibal Musthofa: Makna, Keutamaan, dan Kandungan Sholawat yang Menguatkan Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

by Hendrawan
4 January 2026
0

Lirik Innal Habibal Musthofa: Makna, Keutamaan, dan Kandungan Sholawat yang Menguatkan Cinta kepada Nabi Muhammad SAW ~ Headline.co.id, Jakarta. Sholawat...

Sholawat Huwannur Lirik dan tentang apa

Lirik Sholawat Huwannur Lengkap: Makna, Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

by Hendrawan
4 January 2026
0

Lirik Sholawat Huwannur Lengkap: Makna, Tulisan Arab, Latin, dan Artinya ~ Headline.co.id, Jakarta. Lirik Sholawat Huwannur merupakan salah satu sholawat...

Kapan Mulai Puasa Ramadhan 2026

Kapan Awal Ramadhan 2026? Ini Prediksi Pemerintah dan Penetapan Muhammadiyah

by Hendrawan
3 January 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Umat Muslim di Indonesia mulai bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada...

Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersiap meletakan karangan bunga saat memimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci Hari Pahlawan 2025 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu (9/11/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Mensos Gus Ipul: Pemerintah Pertimbangkan B.J. Habibie Jadi Pahlawan Nasional

by Hendrawan
11 November 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, diusulkan untuk memperoleh...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Sinergi Lintas Sektor Amankan Kirab Suran Mbah Demang Cokrodikromo di Banyuraden

Sinergi Lintas Sektor Amankan Kirab Suran Mbah Demang Cokrodikromo di Banyuraden

30 June 2025
Ilustrasi gambar kejahatan jalanan

Viral! Dugaan Kejahatan Jalanan di Caturharjo Sleman, Polisi Lakukan Penyelidikan

13 October 2024
Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

30 November 2025
Gambar Ilustrasi dunia pertumbuhan statistik bagan

Kenali Lembaga OSS untuk Tingkatkan Kemudahan dan Efisiensi Usaha

4 July 2023
Wamenkomdigi Ajak E-Commerce dan Pemerintah Sinergi Majukan UMKM ke Pasar Internasional

Wamenkomdigi Ajak E-Commerce dan Pemerintah Sinergi Majukan UMKM ke Pasar Internasional

7 November 2025
Indonesia-Arab Saudi Teken Kesepakatan Rp437 Triliun, Babak Baru Kemitraan Strategis Global

Indonesia-Arab Saudi Teken Kesepakatan Rp437 Triliun, Babak Baru Kemitraan Strategis Global

4 July 2025
Rahasia DPR untuk Bebaskan Indonesia dari Ketergantungan LPG 3 Kg

Terungkap! Rahasia DPR untuk Bebaskan Indonesia dari Ketergantungan LPG 3 Kg

5 September 2024

Artikel Terbaru

Mendagri Beri Izin Pemanfaatan Kayu Hanyut untuk Pemulihan Pascabencana

Mendagri Beri Izin Pemanfaatan Kayu Hanyut untuk Pemulihan Pascabencana

12 January 2026
Pemulihan Pascabencana di Agam Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi

Pemulihan Pascabencana di Agam Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi

11 January 2026
Bantuan Kemanusiaan dari Sleman untuk Pemulihan Agam

Bantuan Kemanusiaan dari Sleman untuk Pemulihan Agam

11 January 2026
Senator DPD Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana di Agam

Senator DPD Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana di Agam

11 January 2026
Ratusan Siswa di Agam Terima Bantuan Program Indonesia Pintar

Ratusan Siswa di Agam Terima Bantuan Program Indonesia Pintar

11 January 2026
Pemerintah Aceh Sambut Baik Bantuan Presiden untuk Tradisi Meugang

Pemerintah Aceh Sambut Baik Bantuan Presiden untuk Tradisi Meugang

11 January 2026
Pemerintah Mempercepat Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Sumatra

Pemerintah Mempercepat Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Sumatra

11 January 2026

Popular Story

  • Jembatan Kereta Api Lembah Anai di Sumbar Akan Direaktivasi, Bukan Dibongkar

    Jembatan Kereta Api Lembah Anai di Sumbar Akan Direaktivasi, Bukan Dibongkar

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Kalimantan Barat Siap Jadi Tuan Rumah Turnamen Voli Asia

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Pemprov Kalimantan Barat dan Garuda Indonesia Tingkatkan Konektivitas Penerbangan

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Jalan Sangaji di Banyuasin Resmi Dibuka, Permudah Akses Pertanian

    651 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Pemkot Jambi Berikan Santunan Jaminan Sosial untuk Ketua RT

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Bojonegoro Rampungkan Pembangunan Jalan Hingga Pelosok di Akhir 2025

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Wakapolda NTT Hadiri Peletakan Batu Pertama SPPG 3T di TTU

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Kapan Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru KemenPANRB dan BKN

    619 shares
    Share 248 Tweet 155
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.