Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Religi

Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Nusantara: Menelusuri Jejak Kesultanan Perlak

Fajar Ari Wibowo by Fajar Ari Wibowo
12 months ago
in Religi
Reading Time: 6 mins read
415 9
A A
0
kerajaan islam pertama di indonesia adalah

kerajaan islam pertama di indonesia adalah

Share on FacebookShare on Twitter

Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Nusantara: Menelusuri Jejak Kesultanan Perlak ~ Headline.co.id (Jakarta). Islam telah mengukir sejarah panjang di Indonesia, dan pengaruhnya telah dirasakan sejak masa perdagangan di Nusantara. Di antara berbagai kerajaan Islam yang muncul, Kesultanan Perlak di Sumatera kerap dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di wilayah ini.

Baca juga: Mengenal Sholawat Adrikni: Doa Memohon Pertolongan dan Perlindungan Melalui Nabi Muhammad SAW, Apa Saja Manfaatnya?

You might also like

Misroh Ahmadi: Beribadah dengan Jiwa dan Raga, Niat Sederhana Jadi Kunci Nilai Amal

Misroh Ahmadi: Beribadah dengan Jiwa dan Raga, Niat Sederhana Jadi Kunci Nilai Amal

25 February 2026
Foto Abdul Salam, S.H.I., M.A., dosen Ekonomi Syariah Universitas Alma Ata

Enam Penyakit Hati Perusak Amal Ibadah, Pesan Abdul Salam dalam Ceramah Ramadan Alma Ata

25 February 2026

Dilansir dari kanal YouTube JejakTruz pada Kamis (6/3), sejarahnya tidak hanya menggambarkan perjalanan dakwah melalui jalur perdagangan, tetapi juga mengisahkan dinamika politik, budaya, dan pertukaran antar peradaban di Asia Tenggara.

Latar Belakang: Perdagangan dan Penyebaran Islam di Nusantara

Wilayah Indonesia pada masa lampau menjadi persinggahan strategis bagi para pedagang dari berbagai penjuru dunia, terutama dari Arab, India, Persia, dan Cina. Melalui jalur perdagangan yang melintasi Selat Malaka, berbagai ajaran dan kebudayaan baru mulai merambah ke Nusantara.

Baca juga: Doa Ramadan Hari Ke-7: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap, Apa Faidahnya?

Sumatera, dengan kekayaan hasil bumi dan letaknya yang strategis, menjadi daerah yang paling awal mendapatkan pengaruh Islam. Para pedagang tidak hanya membawa barang dagangan, tetapi juga nilai-nilai keagamaan yang kemudian menyebar ke kalangan masyarakat lokal.

Awal Mula Munculnya Kesultanan Perlak

Seiring dengan maraknya perdagangan internasional di Selat Malaka, wilayah Perlak mulai dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan dakwah. Nama Perlak sendiri diambil dari jenis kayu khas daerah yang digunakan oleh para nelayan untuk membuat perahu. Menurut beberapa sumber sejarah, wilayah ini sudah menjadi tujuan para pedagang dan dakwah sejak abad awal Islam.

Baca juga: Doa Mandi Wajib Setelah Haid: Tata Cara dan Penjelasan Lengkap, Jangan Sampai Salah!

Pada sekitar tahun 790 M, sebuah kapal layar berlabuh di Bandar Perlak. Kapal tersebut membawa kurang lebih 100 juru dakwah yang dipimpin oleh seorang nahkoda dari era Khalifah Abbasiyah, yaitu Ali bin Muhammad Jafar Sidik.

Meskipun awalnya dikenal sebagai seorang muslim Syiah yang pernah melakukan pemberontakan kepada Khalifah al-Ma’mun, Ali bin Muhammad Jafar Sidik kemudian diperintahkan untuk menyebarkan ajaran Islam di luar negeri Arab.

Dalam perjalanan dakwahnya, ia menikah dengan seorang putri istana Perlak. Putra pertama dari pernikahan tersebut, Syekh Maulana Abdul Aziz, kemudian mendirikan Kesultanan Perlak pada 1 Muharram 225 Hijriah (sekitar tahun 840 M). Dengan gelar Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Aziz Shah, ia memimpin kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Baca juga: Doa Ramadan Hari Ke-6: Meniti Kesucian Ramadan dengan Keikhlasan dan Harapan

Dinamika Kepemimpinan dan Konflik Internal

Setelah pendirian Kesultanan Perlak, kepemimpinan diteruskan oleh keturunan Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Aziz Shah. Penerusnya, seperti Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abdul Rahim Shah dan Sultan al-Aaidin Syed Maulana Abbasiyah, memerintah di tengah-tengah tantangan internal. Konflik antara pengikut Syiah dan Ahlussunnah mulai mencuat, yang sempat mengakibatkan perpecahan di kalangan rakyat Perlak.

Pada periode konflik kedua, terjadi perubahan kepemimpinan singkat ketika Said Maulana Ali Mukhni dilantik sebagai sultan baru. Namun, pemerintahannya hanya berlangsung singkat. Konflik internal semakin mendalam hingga akhirnya muncul faksi-faksi yang membagi wilayah Kesultanan Perlak menjadi dua bagian, yakni wilayah pesisir yang cenderung didominasi oleh pengikut Syiah dan wilayah pedalaman yang dipimpin oleh kaum Sunni.

Baca juga: Text Khutbah Jumat Singkat: Wujudkan Kesalehan Sosial, Bangun Karakter Muslim yang Kuat

Perpecahan ini menandai periode pergolakan di mana masing-masing faksi berusaha mempertahankan kekuasaannya. Di antara para sultan dari golongan Sunni, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Qodir Syekh Johan dan penerusnya berhasil memimpin wilayah secara relatif stabil.

Namun demikian, dinamika internal yang kompleks ini akhirnya membuat Kesultanan Perlak harus menghadapi serangkaian konflik lanjutan, terutama setelah serangan dari kerajaan Buddha Sriwijaya di tahun 986 M.

Konflik dengan Sriwijaya dan Akhir Kesultanan Perlak

Sriwijaya, kerajaan Buddha yang pernah mendominasi wilayah Nusantara, menyerang bagian pesisir Kesultanan Perlak. Dalam pertempuran besar yang berlangsung selama bertahun-tahun, Sultan al-Aaidin Syekh Maulana Muhammad Syah gugur, dan kekuasaan di wilayah pesisir pun perlahan diambil alih oleh faksi pedalaman yang beraliran Sunni. Konflik ini menandai titik balik penting dalam sejarah Perlak.

Baca juga: Mengintip Keistimewaan Bulan Ramadan: Momentum Penuh Berkah, Ampunan, dan Kesempatan Mustajab

Pada akhirnya, setelah melalui berbagai pertempuran dan negosiasi damai, Kesultanan Perlak mulai kehilangan kekuasaannya. Pengaruh kerajaan Islam baru, seperti Kerajaan Samudra Pasai yang muncul pada tahun 1267 M, semakin menguatkan penyebaran Islam di Nusantara.

Proses penggabungan wilayah Perlak ke dalam Kerajaan Samudra Pasai, yang dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Malik Az-Zahir, menandai berakhirnya era Kesultanan Perlak sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Baca juga: Bacaan Sholawat Agar Hujan Berhenti: Panduan Lengkap Doa Menenangkan Hati dan Mengundang Keberkahan

Bukti Sejarah dan Peninggalan

Sejarah Kesultanan Perlak didukung oleh berbagai bukti sejarah yang dapat dipercaya. Di antaranya adalah:

  • Naskah Ilham Hak karya Abu Ishaq Makkarani
  • Naskah Tadzkirah Tablet Jumbo Sultan as-salatin karya Syekh Samsul Bahri Abdullah al-Habsyi
  • Naskah silsilah raja-raja Perlak dan Pasai karya Sayyid Abdullah Ibnu Said Habib Saifudin

Selain naskah, peninggalan material seperti mata uang, stempel kerajaan, dan makam raja juga menjadi saksi bisu keberadaan Kesultanan Perlak. Mata uang kerajaan yang terdiri dari emas (dirham), perak (kupang), dan tembaga (kuningan) merupakan salah satu bukti konkret yang menunjukkan kemajuan ekonomi dan perdagangan di masa itu.

Baca juga: Sholawat Pembuka Pintu Rezeki: Mengukir Keberkahan dan Harapan di Bulan Ramadan

Signifikansi Sejarah

Kesultanan Perlak tidak hanya mencatatkan awal penyebaran Islam di Nusantara, tetapi juga membuka jalan bagi munculnya kerajaan-kerajaan Islam selanjutnya seperti Kerajaan Samudra Pasai dan Kesultanan Aceh.

Warisan budaya dan keagamaan yang ditinggalkan oleh Kesultanan Perlak terus dijadikan rujukan bagi para sejarawan dan peneliti dalam memahami dinamika awal Islam di Indonesia.

Melalui kajian sejarah yang mendalam dan bukti-bukti arkeologis yang ada, kita dapat menyimpulkan bahwa Kesultanan Perlak merupakan pionir dalam peradaban Islam di Nusantara.

Sejarahnya mengajarkan bahwa perdagangan internasional dan pertukaran budaya memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan membentuk identitas bangsa Indonesia.

Baca juga: Gus Baha Ungkap Hikmah di Balik Tradisi Buka Puasa yang Fleksibel

Kesimpulan

Kesultanan Perlak adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara yang lahir dari pertemuan budaya melalui jalur perdagangan. Meskipun menghadapi konflik internal dan serangan dari kekuatan eksternal seperti Sriwijaya, warisan sejarah Perlak tetap menjadi fondasi penting bagi perkembangan Islam di Indonesia.

Dengan mempelajari peninggalan dan naskah-naskah sejarah, kita tidak hanya mengenal masa lalu, tetapi juga memahami akar keislaman yang telah membentuk wajah budaya dan peradaban bangsa Indonesia hingga saat ini

Baca juga: Menyelami Makna Ramadan: Ceramah Agama Edisi Khusus Bulan Suci yang Menginspirasi

Tags: Kerajaan IslamKerajaan Islam Pertama di IndonesiaSejarah Kerajaan Islam Pertama
Fajar Ari Wibowo

Fajar Ari Wibowo

Related Stories

Misroh Ahmadi: Beribadah dengan Jiwa dan Raga, Niat Sederhana Jadi Kunci Nilai Amal

Misroh Ahmadi: Beribadah dengan Jiwa dan Raga, Niat Sederhana Jadi Kunci Nilai Amal

by Hendrawan
25 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kultum Ramadhan yang digelar di Masjid Darul Muttaqin Universitas Alma Ata menghadirkan dosen Pendidikan Agama Islam, K....

Foto Abdul Salam, S.H.I., M.A., dosen Ekonomi Syariah Universitas Alma Ata

Enam Penyakit Hati Perusak Amal Ibadah, Pesan Abdul Salam dalam Ceramah Ramadan Alma Ata

by Hendrawan
25 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Abdul Salam, S.H.I., M.A., dosen Ekonomi Syariah Universitas Alma Ata, menyampaikan ceramah menjelang salat tarawih di Masjid...

Ny. Hj. Dra. Ida Rufaida Ali, pengasuh Pesantren Yayasan Ali Maksum Krapyak

Kultum Ramadhan: Nyai Ida Rufaida Ajak Sivitas Kampus Alma Ata Menjadi Muslim Bertakwa dan Bermanfaat

by Hendrawan
24 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Alma Ata menggelar ceramah agama Ba’da Dhuhur pada hari keenam Ramadhan di Masjid Darul Muttaqin kampus...

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A

Ceramah Tarawih di Masjid Darul Muttaqin Alma Ata: Prof Rochmat Wahab Tekankan Ramadhan sebagai Momentum Membentuk Pribadi Taqwa

by Hendrawan
24 February 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Ceramah sebelum salat tarawih di Masjid Darul Muttaqin Universitas Alma Ata menghadirkan Prof. Dr. H. Rochmat Wahab,...

Keutamaan La Illaha Illallah dalam Hadis

Makna La Illaha Illallah dan Relevansinya bagi Kehidupan Muslim Modern

by Hendrawan
22 February 2026
0

Makna La Illaha Illallah dan Relevansinya bagi Kehidupan Muslim Modern ~ Headline.co.id, Jakarta. Kalimat La illaha illallah (لَا إِلَهَ إِلَّا...

Bacaan Dzikir Berbuka Puasa dari Sunnah Nabi, Panduan Amalan Menjelang Waktu Berbuka

3 Dzikir Berbuka Puasa yang Dianjurkan, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

by Hendrawan
20 February 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menjelang waktu berbuka puasa, umat Muslim dianjurkan memperbanyak dzikir sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Satlantas Polres Serang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026, Fokus pada Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas

Satlantas Polres Serang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026, Fokus pada Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas

2 February 2026
Album Asia: Melodi Ayah, Memperingati Ikatan Ayah-Anak di Nepal

Album Asia: Doa untuk Ayah, Merayakan Hari Ayah di Nepal

4 September 2024

Jalur Cibatu-Garut Rampung Akhir 2019, Berikut Keuntungannya

13 February 2019
Ilustrasi gambar kejahatan jalanan

Viral! Dugaan Kejahatan Jalanan di Caturharjo Sleman, Polisi Lakukan Penyelidikan

13 October 2024

Kloter Terakhir Tinggalkan Makkah, Operasional Haji Terfokus di Madinah

5 August 2022
Menhub Prediksi 119,5 Juta Orang Akan Melakukan Perjalanan Selama Nataru 2025/2026

Menhub Prediksi 119,5 Juta Orang Akan Melakukan Perjalanan Selama Nataru 2025/2026

6 December 2025

Mahkamah Konstitusi Tinjau Lagi Gugatan Batas Usia Calon Pimpinan KPK

7 August 2024

Artikel Terbaru

Kapolri Gelar Kegiatan Sosial dan Buka Puasa Bersama Wartawan

Kapolri Gelar Kegiatan Sosial dan Buka Puasa Bersama Wartawan

26 February 2026
Bareskrim Polri Lakukan Pemeriksaan Ahli dari Tersangka Kasus Ijazah Palsu

Bareskrim Polri Lakukan Pemeriksaan Ahli dari Tersangka Kasus Ijazah Palsu

26 February 2026
Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar Sindikat E-Tilang Palsu yang Dikendalikan WN China

Dittipidsiber Bareskrim Polri Bongkar Sindikat E-Tilang Palsu yang Dikendalikan WN China

26 February 2026
Kapolres Kutai Timur dan Pejabat Utama Jalani Tes Urine Mendadak

Kapolres Kutai Timur dan Pejabat Utama Jalani Tes Urine Mendadak

26 February 2026
Polisi melakukan penyelidikan di rumah Korban Pembunuhan di Sedayu Bantul

Kesaksian Istri dan Warga Ungkap Detik-detik Pembunuhan Pria di Sedayu Bantul

26 February 2026
Kementerian PANRB Dorong Digitalisasi Layanan Publik Pascabencana

Kementerian PANRB Dorong Digitalisasi Layanan Publik Pascabencana

25 February 2026
Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Aceh dan Sumatra

Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Aceh dan Sumatra

25 February 2026

Popular Story

  • Polisi Pastikan Pria 42 Tahun Meninggal Gantung Diri di Bawah Jembatan Bantar Lama

    Pria Asal Bantul Ditemukan Gantung Diri di Bawah Jembatan Bantar Lama Sentolo Kulon Progo

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Pria 36 Tahun Tewas Dibacok Saat Tidur, Polisi Buru Pelaku Bertopeng

    622 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta Akan Difungsikan untuk Mudik Lebaran

    1717 shares
    Share 687 Tweet 429
  • Bupati Semarang Resmikan Proyek Konstruksi Senilai Rp228,9 Miliar

    1439 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan dan Tata Cara Mandi Keramas yang Benar

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kapolres Bantul Pimpin Langsung Penanganan Kasus Pria Tewas Dibacok Orang Bertopeng di Sedayu

    611 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Warga Banguntapan Dikejutkan Temuan Pria Gantung Diri di Ringroad Selatan Bantul, Polisi Ungkap Fakta

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Tertemper Kereta di Perlintasan Kasihan Bantul, Perempuan 64 Tahun Meninggal Dunia

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.