Rumah Sakit Medistra Bantah Tuduhan Diskriminasi Hijab
Headline.co.id, Jakarta – Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, menegaskan tidak melakukan diskriminasi terhadap pegawai yang mengenakan hijab. Direktur RS Medistra, Agung Budisatria, menyebut kabar tersebut sebagai berita bohong (hoaks).
“Medistra sama sekali tidak melarang pemakaian hijab, kami sangat menghargai dan menghormati keberagaman,” tegas Agung dalam konferensi pers, Rabu (1/1/2023).
Agung memastikan, manajemen RS Medistra tidak menoleransi segala bentuk diskriminasi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pegawai Muslim yang bekerja di rumah sakit tersebut.
“Dari total 780 pegawai di RS Medistra, sebanyak 30 persen atau 234 orang adalah pegawai muslimah yang berhijab,” ungkap Agung.
Selain itu, RS Medistra juga menyediakan fasilitas tempat ibadah, seperti mushala bagi umat Muslim. “Kami juga memastikan tersedianya mushala atau masjid untuk beribadah umat Muslim,” imbuh Agung.
Pihak RS Medistra sangat menyayangkan beredarnya kabar dugaan diskriminasi. Mereka lebih mengedepankan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kami mengedepankan mediasi,” kata Agung.
Kepala HRD RS Medistra, Markus Triyono, menambahkan, isu adanya diskriminasi muncul dari kesalahpahaman saat proses wawancara calon pegawai. “Kami mempertanyakan motif Dokter Diani Kartini mengunggah isu tersebut, padahal dia sudah bekerja sejak Januari 2010,” ujar Markus.
Pihak Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) juga telah berkoordinasi dengan RS Medistra untuk menanyakan kebenaran dan duduk permasalahannya.
“Kami menyayangkan berita yang sudah tidak membuat nyaman ini. Kami berharap ini cepat selesai dan Medistra bisa kembali beroperasi seperti sebelumnya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal ARSSI, Irwan Heriyanto.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4308831/rs-medistra-tegaskan-tak-ada-diskriminasi-terkait-penggunaan-hijab.






















