OJK Sulteng Berikan 608 Layanan Konsumen dalam 7 Bulan
Palu, Headline.co.id – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat memberikan 608 layanan konsumen selama periode Januari hingga Juli 2024.
“Layanan konsumen tersebut meliputi 72 pengaduan, 504 informasi kepada konsumen, dan 28 penerimaan informasi dari konsumen,” ujar Kepala OJK Sulteng Triyono Raharjo di Palu, Kamis (10/8/2024).
Mayoritas layanan diberikan untuk perbankan, yaitu sebanyak 309 layanan. Sementara itu, layanan terkait perusahaan pembiayaan sebanyak 221, asuransi 20, pegadaian 4, dan fintech 19.
“Selain itu, kami juga menerima layanan terkait lembaga keuangan mikro 1 layanan dan lembaga jasa keuangan di luar pengawasan OJK sebanyak 34 layanan,” imbuh Triyono.
Selain layanan konsumen, OJK Sulteng juga menerima 4.615 permohonan informasi debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Dalam rangka perlindungan konsumen sektor jasa keuangan, OJK Sulteng bekerja sama dengan Tim Satgas Waspada Investasi untuk melakukan sosialisasi terkait kewaspadaan investasi dan pinjaman daring.
“Kami juga menyampaikan publikasi perusahaan fintech yang berizin OJK dan yang tidak berizin,” kata Triyono.
Untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, OJK Sulteng menggencarkan program edukasi dengan melaksanakan 49 kegiatan yang diikuti oleh 7.843 peserta.
“Edukasi diberikan kepada berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, ibu rumah tangga, pelajar, hingga penyandang disabilitas,” jelas Triyono.
OJK Sulteng akan terus melaksanakan fungsi dan tugasnya dalam mendorong stabilitas industri jasa keuangan, melakukan edukasi kepada masyarakat, dan melindungi konsumen.
“Kami juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain untuk mendukung perkembangan ekonomi nasional,” pungkas Triyono.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4294027/ojk-sulteng-terima-608-layanan-konsumen-sampai-juli-2024.




















