Situasi Timur Tengah Memanas, Israel-Palestina Bersitegang
Headline.co.id, Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul serangan Israel ke Gaza yang menewaskan sedikitnya tujuh warga Palestina.
Korban Jiwa di Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas di wilayah kantong tersebut menjadi 30 orang dalam 24 jam terakhir. Jumlah korban luka tetap 66 orang. Sejak serangan Israel pada 7 Oktober, setidaknya 40.435 orang tewas dan 93.534 terluka.
Tel Aviv Dilanda Roket
Hamas mengklaim telah menembakkan roket ke Tel Aviv pada Minggu malam. Roket tersebut ditembakkan dari Jalur Gaza dan membuat sirene peringatan berbunyi di daerah Rishon LeTsiyon di Israel. Militer Israel menyatakan roket itu mendarat di area terbuka.
Israel Persempit Jalur Gaza
Perintah evakuasi Israel telah mempersempit Jalur Gaza, menghambat distribusi bantuan makanan dari Program Pangan Dunia PBB. Organisasi tersebut memperingatkan bahwa setengah dari kebutuhan makanan di Gaza belum terpenuhi karena berkurangnya bantuan dan menipisnya persediaan. Jalan-jalan di Gaza juga rusak parah sehingga menyulitkan pengiriman bantuan.
Krisis Air di Deir el-Balah
Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa hanya tiga dari 18 sumur air di Deir el-Balah yang berfungsi, menyebabkan kekurangan air sebesar 85%. Hal ini memaksa warga Gaza berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Iran Dukung Hizbullah
Iran memuji serangan Hizbullah Lebanon terhadap Israel menggunakan drone dan rudal. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani menyebut serangan itu sebagai “perubahan mendasar” dalam keseimbangan strategis yang merugikan Israel.
Paus Kecam Konflik
Paus Fransiskus mengecam perang antara Israel dan Hamas, menyebutnya sebagai “pembunuhan terhadap orang tak berdosa” yang “membuat Lebanon membayar harganya”. Serangan Israel ke Lebanon menghancurkan “ribuan” peluncur roket Hizbullah.
Kritik Netanyahu oleh Lapid
Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid mengkritik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu karena mempertahankan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dalam pemerintahan. Lapid menuduh Netanyahu tak mampu mengendalikan pemerintahan dan membahayakan keamanan nasional.
Seruan Perang oleh Ben-Gvir
Menteri Keamanan Nasional Ben-Gvir menyerukan perang dengan Hizbullah untuk menghilangkan ancaman di perbatasan utara Israel. Hal ini ditentang oleh Menteri Pertahanan Yoav Gallant, yang menilai tindakan seperti itu justru membahayakan keamanan nasional dan status internasional Israel.
sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20240826202604-4-566558/8-update-perang-arab-tel-aviv-hujan-roket-hizbullah-vs-israel.



















