Produksi Padi di Karawang Kembali Normal Pasca Serangan Hama
Headline.co.id, Karawang – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan bahwa produksi padi di wilayahnya sempat mengalami penurunan akibat serangan hama sundep dan tikus di sejumlah area persawahan.
“Serangan hama memang sempat berdampak pada penurunan produksi, namun situasinya kini sudah terkendali dan produksi telah kembali normal,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, Rohman, kepada Headline.co.id pada Minggu.
Untuk mengantisipasi serangan hama, petani setempat bekerja sama dengan Dinas Pertanian melakukan berbagai upaya, seperti kalagumarang atau gotong royong membasmi tikus. Selain itu, Dinas Pertanian juga membangun 40 rumah burung hantu di areal persawahan sebagai upaya mencegah serangan tikus.
“Burung hantu Tyto Alba berperan sebagai musuh alami tikus,” jelas Rohman.
Sedangkan untuk mengatasi hama sundep, Dinas Pertanian menyarankan para petani melakukan penyemprotan pestisida. Pada Juli 2024, sekitar 147 hektare sawah yang terdampak serangan hama telah diajukan untuk klaim asuransi.
“Meski sempat mengalami penurunan, kami optimis target produksi padi di Karawang dapat tercapai,” ucap Rohman.
Ia menambahkan bahwa target produksi padi tahun ini mencapai 1,2 juta ton gabah kering panen. Hingga Juli 2024, sekitar 700 ribu ton gabah kering panen telah diproduksi.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4269871/produksi-padi-di-karawang-sempat-turun-akibat-serangan-hama.





















