Headline.co.id: Kanada Pantau Wabah Cacar Monyet Varian Baru, Risiko Masih Rendah
Jakarta – Pemerintah Kanada menyatakan risiko masyarakat terpapar virus cacar monyet (Mpox) varian I “tetap rendah” di negara itu. Namun, Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC) tengah memantau situasi dengan ketat menyusul wabah yang merebak di Afrika.
Keadaan darurat kesehatan masyarakat telah diumumkan oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (4/10).
“Tidak ada kasus cacar monyet varian I yang tercatat di Kanada hingga saat ini. Meskipun risikonya masih rendah, kami sedang memantau situasi dengan cermat dan bekerja sama dengan mitra untuk menentukan langkah dukungan,” kata PHAC dalam keterangan resmi, Rabu.
Meski demikian, Kanada tengah dilanda wabah cacar monyet varian II sejak 2022. Baru-baru ini, lonjakan kasus terjadi di Toronto. Namun, varian ini disebut kurang parah dibanding varian terbaru.
Pemerintah Kanada telah mengamankan persediaan vaksin cacar monyet untuk mendukung program pencegahan dan pengendalian penyakit di provinsi dan teritorial.
Cacar monyet merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan.
Ruam dapat berkembang, dimulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Mayoritas kasus sembuh dalam beberapa minggu, tetapi dalam beberapa kasus dapat menimbulkan komplikasi.
Pada 2023, terjadi peningkatan signifikan jumlah kasus cacar monyet. Hingga 2024, lebih dari 14.000 kasus dan 524 kematian dilaporkan, melampaui jumlah tahun sebelumnya.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4264027/risiko-mpox-tetap-rendah-di-kanada-pemerintah-pantau-ketat-situasi.




















