Pelatih Dewa United Salahkan Lapangan Buruk Atas Kekalahan dari Arema
Blitar, Headline.co.id – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, berdalih kondisi lapangan Stadion Soepriadi di Kota Blitar menjadi penyebab kegagalan timnya mengalahkan Arema FC.
“Lapangan tidak menguntungkan bagi kami,” ujar Jan Olde di Blitar, Senin (11/7/2022).
Kondisi lapangan yang buruk membuat strategi Jan tidak dapat dijalankan dengan lancar. Padahal, Dewa United mengandalkan transisi cepat dalam pola permainannya.
“Bayangkan kalau Arema memegang bola, saya sebagai pemain sepak bola pindah ke sana, lalu bola kembali lagi,” keluh Jan.
Jan menekankan bahwa kemenangan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu pemain, tetapi juga sistem tim. Menurutnya, kekompakan tim sangat penting dalam meraih kemenangan.
Selain kondisi lapangan, Jan Olde juga menyoroti jadwal pertandingan pramusim yang dilakoni Arema FC sebagai faktor yang mempengaruhi penampilan timnya.
“Kami hanya memainkan tiga pertandingan persahabatan dua minggu lalu, sedangkan Arema sudah memainkan lima pertandingan ketat. Mereka sudah lebih siap untuk berkompetisi,” ujarnya.
Pemain Dewa United, Alexis Messidoro, juga menyoroti kesulitan bermain tandang, apalagi dengan kondisi lapangan yang kurang baik.
“Laga tandang selalu sulit, ditambah dengan kondisi lapangan yang buruk,” katanya.
Messidoro berharap PSSI dan PT LIB lebih memperhatikan kualitas stadion agar Liga 1 dapat berkembang.
“Ini harus lebih diperhatikan lagi, bukan hanya untuk kami tetapi juga untuk liga secara keseluruhan,” tegas pemain asal Argentina tersebut.
Messidoro tetap optimistis bahwa Dewa United dapat meraih poin maksimal pada laga selanjutnya.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4255847/pelatih-sebut-kondisi-lapangan-gagalkan-dewa-united-raih-tiga-poin.


















