Headline.co.id: Tamasya Asmara Hadir di Keraton Ratu Boko, Hadirkan Aktivitas Romantis untuk Generasi Muda
Sleman – PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) bersama InJourney Destination Management (IDM), Tamasya Karsa, dan Toko Perihal Cinta mempersembahkan aktivitas “Tamasya Asmara” di destinasi Keraton Ratu Boko, Prambanan, pada 13 Juli 2024.
“Tamasya Asmara merupakan aktivitas unggulan yang kami kembangkan di Keraton Ratu Boko, perbukitan Prambanan, Kabupaten Sleman,” ujar Dimas Ganjar Ramadhan, Marketing & Sales Group Head PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, di Yogyakarta, Jumat (10/2/2023).
Dimas menjelaskan, program ini hadir untuk memenuhi kebutuhan wisata berbasis pengalaman yang sesuai dengan preferensi generasi muda di Yogyakarta. “Kami ingin menghadirkan program yang berkolaborasi dengan komunitas anak muda untuk menciptakan karakter destinasi yang nyaman dan inklusif, serta mendukung kreativitas, seni, dan pelestarian budaya,” imbuhnya.
Berlokasi di kawasan cagar budaya yang juga dikenal sebagai Abhayagiri Vihara, Tamasya Asmara menawarkan pengalaman romantis yang kaya akan nilai budaya. Tajuk “Witing Tresno Jalaran Soko Ratu Boko” (tumbuhnya cinta karena terbiasa) menjadi latar belakang aktivitas yang memberikan ruang bagi anak muda dan orang terkasih untuk berinteraksi dan menumbuhkan rasa kasih sayang.
Tamasya Asmara terdiri dari rangkaian kegiatan, antara lain Asmara Karya, Asmara Senja, Asmara Carita, Bursa Asmara, dan Asmara Swara. “Kegiatan yang dimulai dari siang hari meliputi Asmara Karya dengan berbagai aktivitas ‘artdate’ yang dapat diikuti bersama pasangan, sahabat, atau keluarga,” tutur Dimas.
Asmara Karya menggandeng Rene Pottery untuk mengajak peserta membuat kerajinan keramik secara manual yang dapat dibawa pulang. Selain itu, Trag Studio menawarkan aktivitas melukis wayang sebagai simbol penumbuhan kasih sayang.
Ranting Mangga menghadirkan sesi menulis jurnal, sedangkan tapi.aku.suka menawarkan transformasi kain Nusantara menjadi wastra sukaria. Asmara Senja mengajak peserta menyusuri setiap sudut keraton yang dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra.
“Bersama komunitas Jalan Jalan Jajan (JJJ), peserta dapat menyimak kisah romansa Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, lalu menikmati pertunjukan musik dari More on Mumbles dan Nara Band yang memiliki karakteristik unik dalam membawakan kompleksitas cinta manusia,” jelas Dimas.
Asmara Carita menyajikan aktivitas pembacaan “weton” dan pengecekan khodam bersama Master Wong. Aktivitas ini dapat memberikan panduan hidup di masa mendatang. Bursa Asmara menghadirkan gerai-gerai indie dari Yogyakarta, seperti Toko Perihal Cinta, Kedai Sehat Pagesangan, Tapi Aku Suka, dan Jari Manis Lab.
IDM berkomitmen menyediakan ruang kreatif bagi anak muda Yogyakarta untuk menyelenggarakan kegiatan yang menarik sekaligus menginspirasi. Tamasya Asmara menjadi salah satu kegiatan yang mewarnai destinasi warisan budaya unggulan di Kabupaten Sleman.
sumber: https://www.antaranews.com/berita/4195329/twc-hadirkan-aktivitas-tamasya-asmara-keraton-ratu-boko.





















