by

Bandara Radin Inten II di Lampung Siap jadi Bandara Internasional

Bandara Radin Inten II di Lampung Siap jadi Bandara Internasional ~ Headline.co.id (Lampung). Selesai meninjau fasilitas yang ada di Bandara Radin Intern II (Sabtu 24 November 2018), Pressiden Joko Widodo atau kerap di sapa Jokowi langsung memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar segera menetapkan bandara radin Inten II ini sebagai bandara Internasional.

“Baik terminalnya yang sudah sangat memadai dan siap, juga runaway-nya, juga apron untuk parkir pesawatnya sudah sangat siap,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis dalam lam setkab.go.id, Ahad, 25 November 2018.

Selain itu Presiden Indonesia tersebut juga meminta agar segera dibuka rute penerbangan langsung dari Lampung ke Singapura dan juga Malaysia. Menurut Jokowi dengan adanya rute penerbangan langsung itu dapat meningkatkan turisme maupun investasi.

“Kita harapkan dengan pembukaan Bandara Radin Inten II ini menjadi bandara internasional pertumbuhan ekonomi kemudian pariwisata akan meningkat di provinsi Lampung ini,” tutur dia.

Peningkatan status ini, menurut Gubernur Lampung Ridho Ficardo, ada 60 persen potensi pariwisata yang mampu diraih Provinsi Lampung. “Tadi pagi saya sampaikan kepada Presiden Jokowi, pertumbuhan Pariwisata Lampung termasuk dalam tiga besar nasional. Menteri Pariwisata menyampaikan akan ada 60 persen lagi potensi pariwisata yang dapat diraih ketika Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional,” kata Ridho.

Gubernur mengatakan, APBD Lampung sekitar Rp 400 miliar dapat dikucurkan untuk Bandara Radin Inten II. Menurut dia, peningkatan status itu juga mempercepat investasi masuk dan berkembang. “Ketika Bandara Radin Inten II menjadi internasional, pertumbuhan ekonomi Lampung akan semakin meningkat dan akan banyak investasi masuk,” katanya.

Ia menyetujui penerbangan langsung dari Singapura ke Lampung dan sebaliknya. Hal tersebut, mengingat wisatawan Eropa ingin berkunjung ke Indonesia, mereka transit ke Singapura baru masuk Jakarta dan Lampung. Dengan demikian, wisatawan dan investor dapat langsung ke Lampung, sehingga pertumbuhan perekonomian Lampung akan lebih cepat.

Saat ini Kemenhub telah menyerahkan pengelolaan Bandara Radin Inter II Lampung dan bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ke PT. Angkasa Pura II pada senin  27 Agustus 2018. “Kami harapkan kedua bandara tersebut (Bandara Radin Inten II dan Bandara Fatmawati) setelah manajemennya dialihkan ke PT Angkasa Pura bisa lebih bagus, masih perlu ada perbaikan-perbaikan dari segi fasilitas udara,” kata Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Pramintohadi Sukarno saat penandatangan nota kesepahaman antara Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura II di Jakarta Pusat, Senin, 27 Agustus 2018.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin megnatakan perusahaannya menyiapkan dana sebesar Rp 300-500 miliar per bandara untuk alokasi pengembangan bandara pasca pengalihan.

Hingga saat ini pengembangan masih akan difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana bandara seperti perluasan gedung terminal serta pembangunan dan perawatan landasan pacu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed