Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Cakupan MBG Santri Baru 1,43 Persen, Menag Ajukan 3 Strategi

Aditya by Aditya
1 minute ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengusulkan tiga langkah strategis untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi santri di pondok pesantren. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola MBG yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu (29/7/2026). (Foto: Humas Kemenag)

Menag Usulkan Tiga Strategi Perluas Program MBG bagi Santri (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru menjangkau 61.195 dari 4.268.848 santri di Indonesia atau sekitar 1,43 persen. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan tiga strategi untuk memperluas cakupan program tersebut dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola MBG di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Usulan itu mencakup perluasan penerima manfaat, pelibatan ekosistem pesantren dalam rantai pasok bahan pangan, serta penyesuaian jadwal distribusi makanan. Langkah tersebut dinilai perlu untuk meningkatkan pemenuhan gizi santri sekaligus menyesuaikan pelaksanaan MBG dengan kondisi pesantren.

Contents

    • 0.1. Pemkab Belu dan WVI Perkuat Perencanaan Pembangunan Anak
    • 0.2. Gempa Bumi Magnitudo 3,5 Guncang Tenggara Pulau Numfor Papua
  • 1. Tiga Strategi Perluasan MBG bagi Santri
  • 2. Pemutakhiran Data Jadi Dasar Ketepatan Sasaran
  • 3. Penataan SPPG dan Prioritas Wilayah 3T

Rakortas tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Komunikasi Pemerintah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

You might also like

: Sekretaris BP4D Kabupaten Belu - Stefanus B. Mau Taek, bersama para pesertaPertemuan Lintas Sektor Tinjauan dan Perencanaan Bersama Masyarakat (TPBM) di Aula Hotel Setia, Rabu (29/07/2026).

Pemkab Belu dan WVI Perkuat Perencanaan Pembangunan Anak

11 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Pulau Numfor, Papua

Gempa Bumi Magnitudo 3,5 Guncang Tenggara Pulau Numfor Papua

11 October 2026

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi BGN per 28 Juli 2026, jumlah santri yang telah menerima manfaat MBG masih jauh dibandingkan total populasi santri di Indonesia. Nasaruddin menilai kondisi tersebut perlu segera didorong melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Angka ini baru sekitar 1,43 persen dari total keseluruhan santri kita. Kelompok santri ini boleh dikatakan sebagai pihak yang paling memerlukan sentuhan program gizi, namun ternyata baru sekitar satu persen yang bisa tersentuh. Ini yang perlu kita dorong bersama,” ujar Nasaruddin Umar.

Tiga Strategi Perluasan MBG bagi Santri

Strategi pertama yang diusulkan Menag ialah memperluas cakupan penerima manfaat MBG di lingkungan pondok pesantren. Menurut Nasaruddin, sebagian besar pesantren memang telah memiliki dapur umum untuk melayani kebutuhan makan santri, tetapi intervensi pemerintah tetap diperlukan agar kualitas pemenuhan gizi dapat ditingkatkan.

Strategi kedua berkaitan dengan pengadaan bahan pangan. Nasaruddin meminta BGN mempertimbangkan sumber bahan baku yang selama ini dikelola secara mandiri oleh pesantren. Pelibatan tersebut dinilai dapat mendukung keberlanjutan program sekaligus memberdayakan kemandirian ekonomi pesantren.

“Terkait supplier bahan makanan untuk program MBG ini, kami mengusulkan agar BGN memanfaatkan sumber-sumber bahan baku yang selama ini sudah ada dan dikelola secara mandiri oleh pesantren. Ini tidak hanya menekan biaya logistik, tetapi juga menghidupkan kemandirian ekonomi pesantren,” katanya.

Strategi ketiga adalah menyesuaikan mekanisme distribusi makanan dengan kebiasaan santri yang menjalankan puasa sunah pada Senin dan Kamis. Penyesuaian waktu pengiriman diperlukan agar makanan tetap segar saat diterima dan dapat dikonsumsi ketika waktu berbuka tiba.

“Di pondok pesantren ada kebiasaan puasa Senin dan Kamis. Oleh karena itu, perlu ada penyesuaian jadwal distribusi, misalnya dikirim menjelang waktu berbuka puasa agar makanan yang diterima santri tetap segar,” jelasnya.

Pemutakhiran Data Jadi Dasar Ketepatan Sasaran

Selain mengusulkan tiga strategi tersebut, Nasaruddin menekankan pentingnya validitas data dalam tata kelola MBG. Kementerian Agama menyatakan siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mempercepat pemutakhiran data santri, madrasah, dan lembaga keagamaan lainnya.

Menurut Nasaruddin, data yang valid akan memudahkan kelompok santri, madrasah, dan kelompok lintas agama berkolaborasi dengan lembaga pengelola program. “Kemenag akan segera bergerak dan ini akan diselesaikan secepatnya. Dengan data yang valid, kelompok santri, madrasah, dan kelompok lintas agama akan lebih mudah berkolaborasi dengan lembaga pengelola program ini,” ujar Nasaruddin.

Pemutakhiran data juga menjadi bagian dari kesepakatan lintas kementerian dan lembaga dalam rakortas tersebut. Pemerintah menargetkan seluruh pembaruan data Program MBG diserahkan paling lambat 5 Agustus 2026 sebagai dasar pelaksanaan program yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Penataan SPPG dan Prioritas Wilayah 3T

Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah terus menyempurnakan tata kelola MBG agar pelaksanaannya semakin efektif. Salah satu fokus yang dibahas ialah penataan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), termasuk pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Dalam waktu dekat, kita targetkan penataan SPPG segera rampung, khususnya terkait pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Pendataan wilayah prioritas penerima manfaat juga harus segera diselesaikan dengan fokus pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” kata Zulkifli Hasan.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaNasional

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Aditya

Aditya

Related Stories

: Sekretaris BP4D Kabupaten Belu - Stefanus B. Mau Taek, bersama para pesertaPertemuan Lintas Sektor Tinjauan dan Perencanaan Bersama Masyarakat (TPBM) di Aula Hotel Setia, Rabu (29/07/2026).

Pemkab Belu dan WVI Perkuat Perencanaan Pembangunan Anak

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Belu ~ Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) memperkuat perencanaan pembangunan yang berorientasi pada...

Gempa Bumi Bermagnitudo 3.5 Guncang Pulau Numfor, Papua

Gempa Bumi Magnitudo 3,5 Guncang Tenggara Pulau Numfor Papua

by Dwina
11 October 2026
0

Headline.co.id ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,5 mengguncang wilayah tenggara Pulau Numfor, Papua, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Berdasarkan informasi Badan...

Gempa Bumi Bermagnitudo 5.7 Guncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

by Dwina
11 October 2026
0

Headline.co.id, Sukabumi ~ Gempa bumi bermagnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Berdasarkan informasi...

: Ilustrasi ChatGPT

SPLP Kemkomdigi Sederhanakan Verifikasi Data Bansos Perlinsos

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) yang disiapkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) digunakan untuk mendukung uji coba...

: SPPG Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terpilih menjadi salah satu model percontohan regional dalam riset komprehensif.

SPPG Margomulyo Seyegan Jadi Model Percontohan ASEAN

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margomulyo Seyegan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih menjadi model percontohan...

: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari (dua kanan) saat meninjau pelaksanaan uji coba perlinsos digital di Surabaya, Selasa (27/6/2026). (ANTARA/Indra Setiawan)

Portal Perlinsos Digital Surabaya Daftar 346.592 KK

by Aditya
11 October 2026
0

Headline.co.id, Surabaya ~ Uji coba Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Surabaya mencatat 346.592 kepala keluarga (KK) telah terdaftar...

Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.