Headline.co.id, Sleman ~ Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kalurahan Condongcatur mengintensifkan pendampingan keluarga sasaran untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sleman, Selasa (28/7). Pendampingan TPK Condongcatur menyasar calon pengantin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, serta anak di bawah usia dua tahun. Kegiatan dilakukan melalui kunjungan rumah secara rutin, termasuk oleh TPK I Padukuhan Gempol. Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi, pola asuh anak, dan pemantauan tumbuh kembang secara berkala.
TPK Condongcatur Sasar Keluarga dengan Pendampingan Personal
Pendampingan keluarga menjadi bagian dari upaya TPK Kalurahan Condongcatur mencegah stunting sejak tahap sebelum kehamilan hingga periode awal kehidupan anak. Setiap keluarga sasaran mendapatkan pemantauan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Selain menyampaikan edukasi, tim memantau kondisi kesehatan keluarga secara personal. Pendekatan melalui kunjungan rumah memungkinkan pendamping berinteraksi langsung dengan keluarga serta memberikan arahan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Anggota TPK Padukuhan Gempol, Bidan Evy Ernawati, mengatakan pendampingan yang dilakukan setiap bulan merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.
“Pendampingan bulanan ini merupakan komitmen bersama dalam mendukung kesehatan ibu dan anak,” jelas Evy Ernawati.
Edukasi Gizi dan Pola Asuh Diberikan Berkala
Materi pendampingan mencakup pemenuhan gizi, pola asuh anak, serta pemantauan tumbuh kembang. Informasi tersebut diberikan secara berkala kepada keluarga agar kebutuhan kesehatan ibu dan anak dapat diperhatikan sesuai tahapannya.
Kelompok sasaran pendampingan meliputi calon pengantin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, dan anak di bawah dua tahun. Dengan cakupan tersebut, TPK Condongcatur mendampingi keluarga pada sejumlah fase penting yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan pertumbuhan anak.
Kunjungan rumah juga menjadi sarana bagi tim untuk memahami kondisi setiap keluarga secara lebih dekat. Pemantauan dilakukan secara personal sehingga pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga yang dikunjungi.
Penerima Manfaat Merasa Terbantu
Salah seorang penerima manfaat, Retha, mengaku terbantu dengan kehadiran TPK yang rutin mengunjungi kediamannya. Menurut dia, edukasi yang diberikan membantu keluarga dalam menjaga kesehatan.
“Saya merasa senang dan diperhatikan karena rutin dikunjungi oleh TPK. Edukasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami dalam menjaga kesehatan keluarga,” tutur Retha.
TPK Kalurahan Condongcatur berharap pencegahan stunting dapat berjalan optimal melalui kerja sama tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.
Sumber: .id
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















