Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Daerah

Petugas Gabungan Berhasil Padamkan 16 Hektar Karhutla di Kabupaten Melawi

172
×

Petugas Gabungan Berhasil Padamkan 16 Hektar Karhutla di Kabupaten Melawi

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Hutan di Kabupaten Melawi Kalimantan Barat
Kebakaran Hutan di Kabupaten Melawi Kalimantan Barat. (Istimewa)

Petugas Gabungan Berhasil Padamkan 16 Hektar Karhutla di Kabupaten Melawi ~ Headline.co.id (Jakarta). Petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 16 hektar. Peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, sejak Senin lalu (28/2), pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Banjir yang Menggenangi 51 Rumah Warga Kabupaten Langkat Berangsur Surut

Petugas gabungan mengendalikan api hingga padam pada Rabu sore (2/3). Setelah padam, para petugas dari BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, perangkat desa dan warga setempat melakukan pendinginan di wilayah terdampak, berupa lahan sawit dan perkebunan masyarakat.

Penyebab adanya karhutla di Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Melawi ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Kolaborasi DengN Perguruan Tinggi, BNPB Lakukan Pendataan Rumah Terdampak Gempa di Pasaman dan Pasaman Barat

Berdasarkan informasi BMKG mengenai tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada hari ini (3/3), wilayah Kalimantan Barat berpotensi pada tingkat rendah hingga sangat mudah terbakar. Hal serupa juga terpantau di wilayah Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Kalimantan Barat.

Pada kajian inaRISK, Provinsi Kalimantan Barat termasuk wilayah dengan potensi bahaya  karhutla dengan kategori sedang hingga tinggi. Kabupaten Melawi termasuk salah satu dari 14 kabupaten pada potensi bahaya tersebut.

Baca juga: Enam Dubes Negara Sahabat Ingin Majukan Kerja Sama dengan Indonesia

Menyikapi potensi karhutla yang setiap tahun terjadi di wilayah Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Upaya pencegahan sejak dini sangat membantu untuk meminimalkan dampak luas wilayah terbakar. Patroli warga dengan pihak keamanan dapat mengoptimalkan pencegahan di wilayah-wilayah yang berpotensi terbakar.

Baca juga: Asik! Menkeu Resmi Buka Beasiswa LPDP 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *