Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berhasil menurunkan angka stunting hingga 10,25 persen. Keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai program dan kebijakan yang diterapkan secara konsisten oleh pemerintah daerah. Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menyatakan bahwa penurunan ini adalah hasil kerja keras semua pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Program penurunan stunting ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk dinas kesehatan dan dinas pendidikan, yang bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak. Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat kampanye kesehatan dan gizi di tingkat desa.
Bupati Thaher menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program ini. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan mencapai target yang diinginkan,” ujar Thaher. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi program-program yang sudah berjalan untuk memastikan efektivitasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Pemkab Maluku Tenggara berencana untuk memperluas jangkauan program ini dengan menambah jumlah posyandu dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah-daerah terpencil. Langkah ini diharapkan dapat lebih menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Maluku Tenggara. Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, pemerintah optimis dapat mencapai target penurunan stunting yang lebih signifikan di masa mendatang.




















