Headline.co.id, Jantho ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program ini merupakan bagian dari strategi kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan angka stunting dan mendukung program prioritas nasional. Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri, menegaskan pentingnya sosialisasi ini dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan stunting. Hal ini disampaikan pada Jumat (26/6/2026).
Syukri menjelaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Aceh Besar adalah mewujudkan daerah yang bermarwah, bermartabat, adil, makmur, sejahtera, dan bersyariah dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah tingginya angka stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting masih tinggi, dengan data EPPGBM menunjukkan angka stunting di Aceh Besar sekitar 14 persen.
Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting. Dukungan dari pelaku usaha, baik BUMN maupun swasta, diharapkan dapat diwujudkan melalui program CSR, terutama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Implementasi Program Genting
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Besar, Fadhlan, menyatakan bahwa sosialisasi diikuti oleh kepala OPD terkait, kepala puskesmas, penyuluh keluarga berencana, serta perwakilan dunia usaha. Implementasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, seperti pemberian bantuan nutrisi kepada keluarga berisiko stunting. Program ini telah dijalankan oleh Baitul Mal Aceh Besar kepada 46 keluarga di 23 kecamatan.
Selain itu, dukungan juga diwujudkan melalui pembangunan rumah layak huni, penyediaan jamban, peningkatan sanitasi lingkungan, akses air bersih, serta pendampingan keluarga melalui konseling dan edukasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di Kabupaten Aceh Besar.




















