Headline.co.id, Gorontalo ~ Gobel Group menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menghadirkan ekosistem agrominapolitan terintegrasi di Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Gorontalo pada 20-25 Juni 2026. Acara ini menjadi ajang kolaborasi petani, nelayan, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Gobel Group, yang telah berusia hampir 70 tahun, terus berkontribusi dalam sektor pertanian dan perikanan Indonesia. Sejak didirikan oleh Thayeb Mohammad Gobel pada tahun 1963, perusahaan ini telah memproduksi berbagai alat mekanik pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani. “Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga oleh ekosistem yang menghubungkan petani dan nelayan dengan teknologi dan pasar,” ujar Rachmat Gobel, Chairman Gobel Group.
Pengembangan KEK Gorontalo
Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Gobel Group mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gorontalo dengan konsep Agrominapolitan Hijau dan Halal. KEK ini bertujuan untuk mendorong hilirisasi industri berbasis sumber daya lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi Indonesia Timur. Komoditas seperti jagung dan kelapa diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti tepung jagung dan minyak kelapa, yang meningkatkan daya saing daerah.
Peran Strategis AGIT
PT Anggrek Gorontalo International Terminal (AGIT) berfungsi sebagai gerbang logistik internasional yang menghubungkan Gorontalo dengan pasar global. Sepanjang 2025, AGIT telah mengekspor molasses dan wood pellet ke berbagai negara, menunjukkan perannya dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Kolaborasi dengan Châteraisé
Gobel Group juga menjalin kemitraan dengan Châteraisé untuk menghubungkan hasil pertanian lokal dengan pasar internasional. Kakao dari petani binaan Gobel Group diekspor ke Jepang untuk diolah menjadi produk coklat, memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi petani.
Melalui berbagai inisiatif ini, Gobel Group berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah dan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program prioritas pemerintah. “Kami ingin menunjukkan bagaimana langkah-langkah ini terus dibangun, terutama di Gorontalo,” tambah Rachmat Gobel.
Dengan partisipasi aktif di PENAS XVII, Gobel Group berharap dapat mendorong akselerasi pembangunan ekonomi daerah dan memperkuat posisi Gorontalo sebagai pusat agrominapolitan di Indonesia Timur.























