Headline.co.id, Jakarta ~ Pertandingan Brasil vs Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit meski Selecao lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Duel yang digelar di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB ini mempertemukan dua tim dengan ambisi besar. Brasil ingin membuka langkah menuju gelar dunia keenam, sementara Maroko bertekad melanjutkan reputasinya sebagai pembunuh raksasa.
Laga Brasil vs Maroko menjadi sorotan karena merupakan debut Carlo Ancelotti di putaran final Piala Dunia 2026 bersama tim Samba. Di sisi lain, Atlas Lions datang dengan kepercayaan diri tinggi berbekal pencapaian sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 serta finalis Piala Afrika 2025.
Meski secara kualitas individu Brasil masih unggul, pertandingan diprediksi tidak akan berjalan mudah. Maroko telah menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim yang hanya menjadi pelengkap dalam turnamen besar.
Brasil Lebih Diunggulkan, tetapi Tak Boleh Lengah
Status favorit melekat pada Brasil. Selain memiliki tradisi besar dengan lima gelar Piala Dunia, skuad Selecao dihuni deretan pemain yang tengah berada dalam usia emas.
Vinicius Junior, Raphinha, Matheus Cunha, Casemiro, hingga Bruno Guimaraes menjadi kekuatan utama yang siap menjalankan filosofi permainan Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu pun telah mengingatkan anak asuhnya untuk tetap mewaspadai kekuatan lawan.
“Semua tim yang hadir di Piala Dunia ini memiliki kualitas dan Maroko bukan pengecualian,” ujar Ancelotti.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan permainan.
“Kami ingin mengendalikan pertandingan ketika kami menguasai bola, tetapi kami juga harus terorganisasi saat tidak menguasai bola,” katanya.
Kehadiran Ancelotti diharapkan mampu menghadirkan kombinasi antara kreativitas khas Amerika Selatan dan pragmatisme sepak bola Eropa.
Neymar Absen, Vinicius Jadi Tumpuan
Brasil dipastikan belum dapat memainkan Neymar pada pertandingan pembuka. Penyerang berusia 34 tahun itu masih menjalani pemulihan cedera betis.
“Neymar bekerja dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Kami berharap dia menyelesaikan proses pemulihannya dan dapat kembali diintegrasikan ke dalam tim mulai pekan depan,” tutur Ancelotti.
Absennya Neymar memang mengurangi kreativitas dan pengalaman di lini depan. Namun, kondisi tersebut membuat Brasil tidak lagi bergantung pada satu pemain.
Tanggung jawab kini berada di pundak Vinicius Junior.
“Saya tidak peduli dengan gelar individu. Saya di sini untuk membantu Brasil meraih gelar Piala Dunia keenam,” kata Vinicius Jr.
Pemain Real Madrid itu juga mengakui pengalaman pahit di edisi sebelumnya menjadi pelajaran berharga.
“Kami harus melakukan hal-hal dengan cara berbeda. Ada pelajaran yang kami dapatkan,” ujarnya.
Maroko Datang dengan Mentalitas Pemenang
Jika ada tim yang mampu membuat kejutan, Maroko adalah salah satunya.
Atlas Lions sukses mencatat sejarah dengan menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia pada edisi 2022. Mereka juga tampil konsisten hingga mencapai final Piala Afrika 2025.
Pelatih Maroko memastikan anak asuhnya datang dengan penuh keyakinan.
“It’s clear that the atmosphere is positive. We are very confident,” ujarnya.
Maroko tetap akan mengandalkan identitas permainan mereka yang disiplin dan efektif.
“We won’t change our principles much. We’ve shown good things and we’ll keep showing them by staying true to our principles,” katanya.
Kekuatan terbesar Maroko terletak pada organisasi pertahanan yang solid, transisi cepat, serta mental bertanding yang tidak gentar menghadapi tim besar.
Duel Kunci: Vinicius Junior vs Achraf Hakimi
Salah satu pertarungan paling menarik dalam laga ini adalah duel antara Vinicius Junior dan Achraf Hakimi.
Hakimi memahami betul kualitas pemain Brasil tersebut karena sudah beberapa kali berhadapan di level klub.
“Saya sudah berkali-kali bermain melawan Vinicius dan dia adalah pemain hebat. Untuk bertahan menghadapi Vinicius dan pemain Brasil lainnya, kami harus bertahan sebagai sebuah tim dengan ide yang jelas,” kata Hakimi.
Kapten Maroko itu tetap percaya timnya memiliki peluang.
“Kami tahu Brasil, sejarah mereka, kualitas para pemainnya. Tetapi kami juga punya kualitas,” ujarnya.
Jika Hakimi mampu membatasi ruang gerak Vinicius, peluang Maroko untuk mencuri poin akan semakin terbuka.
Rekor Pertemuan Jadi Alarm untuk Brasil
Secara keseluruhan, Brasil memang unggul dalam rekor pertemuan. Namun, catatan terbaru menunjukkan Maroko bukan lawan yang bisa diremehkan.
Pada Piala Dunia 1998, Brasil menang telak 3-0 atas Maroko. Akan tetapi, dalam laga persahabatan pada Maret 2023, Atlas Lions sukses mengalahkan Selecao dengan skor 2-1.
Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa status unggulan tidak menjamin kemenangan bagi Brasil.
Terlebih, tekanan terhadap Selecao selalu besar. Setelah terakhir kali menjadi juara pada 2002, Brasil belum mampu kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Prediksi Skor Brasil vs Maroko
Di atas kertas, Brasil masih memiliki keunggulan dari sisi kualitas individu, kedalaman skuad, serta pengalaman Carlo Ancelotti dalam mengelola pertandingan besar.
Namun, Maroko memiliki modal berupa organisasi permainan yang matang, disiplin tinggi, serta kepercayaan diri setelah pencapaian bersejarah dalam beberapa tahun terakhir.
Jika Brasil mampu mencetak gol lebih dahulu, pertandingan kemungkinan akan berjalan sesuai rencana mereka. Sebaliknya, apabila Maroko berhasil menjaga gawang tetap aman hingga babak pertama usai, tekanan dapat berbalik menghantui Selecao.
Berdasarkan materi pemain, pengalaman, dan efektivitas serangan yang dimiliki kedua tim, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan kemenangan tipis untuk Brasil.
Prediksi skor: Brasil 2-1 Maroko.
Brasil diyakini mampu memanfaatkan kualitas Vinicius Junior dan Raphinha untuk membongkar pertahanan Atlas Lions. Namun, Maroko berpotensi memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat yang dipimpin Achraf Hakimi dan Brahim Diaz.
Apapun hasil akhirnya, duel ini layak dinantikan sebagai salah satu pertandingan paling menarik pada pekan pertama Piala Dunia 2026.




















