Headline.co.id, Surabaya ~ PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya berhasil mengamankan ratusan barang milik pelanggan yang tertinggal selama periode Angkutan Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan pelanggan dengan menyediakan layanan yang aman dan andal. Dalam rentang waktu 11 hingga 27 Maret 2026, sebanyak 233 barang ditemukan dengan estimasi nilai mencapai Rp138 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 107 barang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan efektivitas layanan Lost and Found yang terus dikembangkan. “Capaian ini tidak terlepas dari kesigapan petugas di lapangan serta dukungan sistem Lost and Found yang terintegrasi secara nasional. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan memastikan setiap barang yang tertinggal dapat ditangani secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Layanan Lost and Found KAI dapat diakses oleh pelanggan yang kehilangan barang di stasiun atau dalam kereta. Pelaporan bisa dilakukan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas akan menelusuri lokasi terakhir barang terlihat. Jika barang ditemukan dengan cepat, pengembalian dapat dilakukan segera. Untuk pencarian yang memakan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan secara berkala.
Barang yang belum diambil akan disimpan di Pos Pengamanan KAI Daop 8 Surabaya di stasiun utama seperti Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Pelanggan yang ingin mengambil barang harus menunjukkan identitas diri untuk verifikasi kepemilikan. Setiap barang diberi label identifikasi, diverifikasi, dan dicatat dalam sistem database Lost and Found yang terintegrasi secara nasional, memudahkan pelacakan barang berdasarkan ciri-ciri yang dilaporkan.
Sebagai bentuk transparansi, informasi barang temuan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun dan dalam kereta. Barang berupa makanan olahan yang tidak diambil dalam waktu lebih dari 1 x 24 jam akan dimusnahkan sesuai ketentuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Meskipun layanan terus ditingkatkan, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk lebih waspada dan memastikan barang bawaan tidak tertinggal.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk lebih peduli terhadap barang bawaan masing-masing. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan bersama,” tambah Mahendro. Dengan optimalisasi layanan Lost and Found, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang ramah, aman, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Angkutan Lebaran 2026, “Melayani Sepenuh Hati,” dalam memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan.



















