Headline.co.id, Depok ~ Universitas Indonesia (UI) memperkuat jaringan internasionalnya dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Hong Kong Metropolitan University (HKMU). Penandatanganan ini dilakukan pada Senin, 23 Maret 2026, di kampus HKMU, Hong Kong, dan merupakan bagian dari strategi UI untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kolaborasi global.
UI menjadi universitas pertama dari Indonesia yang secara resmi menjalin kerja sama dengan HKMU, membuka jalur kolaborasi baru di kawasan Asia Timur. Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar simbolik, tetapi bertujuan untuk membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap tantangan global. “Kolaborasi ini menjadi peluang untuk memperkuat kualitas pendidikan dan riset yang berdampak, sekaligus mendorong inovasi lintas negara,” ujar Heri dalam keterangan tertulis yang diterima , Kamis, 26 Maret 2026.
Kerja sama UI dan HKMU mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik. Pada tahun 2026, dua profesor dari HKMU dijadwalkan memberikan kuliah tamu di UI, sementara sekitar 20 mahasiswa HKMU akan mengikuti program short course di UI pada bulan Juni hingga Juli 2026.
Lebih lanjut, kedua institusi juga tengah menyiapkan program strategis seperti pertukaran mahasiswa (student exchange) dan program double degree pada jenjang magister, khususnya di bidang Ilmu Administrasi. Kolaborasi riset akan difokuskan melalui Fakultas Ilmu Administrasi UI sebagai pusat pengembangan kajian kebijakan publik dan tata kelola.
Presiden HKMU, Paul Lam, menyambut baik kemitraan ini dan menilai UI sebagai mitra strategis di Indonesia. Ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut akan membuka peluang luas bagi pertukaran pengetahuan dan pengembangan program akademik inovatif. “Kerja sama ini akan memperkuat mobilitas akademik dan menghasilkan kolaborasi riset yang relevan dengan kebutuhan global,” kata Paul Lam.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua universitas, termasuk Wakil Rektor UI bidang riset dan inovasi, dekan fakultas, serta pengelola program internasionalisasi pendidikan. Melalui kemitraan ini, UI menegaskan arah kebijakan internasionalisasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada reputasi global, tetapi juga pada peningkatan kualitas lulusan, penguatan riset kolaboratif, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.



















