Headline.co.id, Dinas Perindustrian ~ Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Donggala memfasilitasi 80 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Pasar Ramadan yang berlangsung di Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026 dan bertujuan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan.
Sebanyak 30 tenda disediakan untuk menampung para pelaku UMKM, dengan prioritas diberikan kepada peserta yang berasal dari Kelurahan Boya dan sekitarnya. Semua pelaku usaha yang mendaftar melalui koordinator telah diakomodasi dalam kegiatan ini. Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Donggala, Patakali, menyatakan bahwa Pasar Ramadan ini adalah ruang strategis bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas dan perputaran ekonomi selama bulan suci.
“Kami memfasilitasi pelaku UMKM agar dapat berjualan secara tertata dan nyaman. Momentum Ramadan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jaringan pemasaran mereka,” ujar Patakali. Selain memfasilitasi UMKM, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan bahan pokok penting (bapokting) selama periode HBKN.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Donggala bekerja sama dengan Perum Bulog, PT Rajawali Nusindo, dan PT Pertamina Patra Niaga sebagai mitra penyedia komoditas pokok. Patakali menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini direncanakan menjangkau lima kecamatan di luar Banawa selama Ramadan agar akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok lebih merata.
Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Donggala berharap fasilitasi ini dapat memperkuat daya saing pelaku UMKM lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama Ramadan 2026. (Media Center Kominfo Donggala/Rs)




















