Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menegaskan bahwa masyarakat kini berperan sebagai subjek aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menyatakan bahwa BNN sedang bergerak menuju paradigma baru yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. “Masyarakat kini menjadi agen perubahan dalam upaya melawan narkoba,” ujarnya pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kepala BNN menekankan bahwa konsep ini merupakan inti dari ketahanan masyarakat antinarkoba yang terus diperkuat oleh BNN. Menanggapi ancaman narkoba yang semakin kompleks, ia menilai bahwa program strategis seperti Desa Bersinar harus terus didorong dengan pendekatan yang lebih inklusif dan terukur.
Lebih lanjut, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya setiap kebijakan dan rekomendasi yang dihasilkan dari rapat kerja teknis (rakernis) untuk benar-benar menyentuh akar permasalahan di tingkat paling dasar, yaitu keluarga dan lingkungan sosial terkecil. Dengan demikian, upaya pencegahan narkoba dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Pendekatan ini diharapkan dapat membawa perubahan nyata dalam masyarakat,” tuturnya.






















