Headline.co.id, Jakarta ~ Dalam seminggu terakhir, berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bersama masyarakat mulai melaksanakan gerakan bersih-bersih di lingkungan masing-masing. Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2/2026).
Salah satu kegiatan dilakukan oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang terlibat dalam aksi bersih-bersih di Pasar Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin (9/2/2026). Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, serta TNI/Polri, dengan tujuan mentransformasi pasar tradisional menjadi tempat yang bersih, tertata, dan nyaman.
Sebelumnya, ratusan siswa, pegawai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, BPBD, prajurit Kodam Udayana TNI, dan Polda Polri secara serentak membersihkan area Pantai Kuta dan Kedonganan di Badung, Bali. Pantai yang menjadi destinasi wisata utama di Bali ini mendapat perhatian khusus dari Presiden.
Di ring 1 Kantor Kepresidenan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memimpin langsung pembersihan ruangan dan area perkantoran Sekretariat Kabinet RI bersama seluruh jajaran sehari setelah arahan Presiden di Sentul. Presiden meminta para menteri hingga kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota, untuk menjadi contoh dalam penerapan Gerakan ASRI melalui kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing.
Letkol. Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa permintaan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong agar gerakan bersih-bersih dilakukan secara serentak. “Kami mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam gerakan ini,” ucap Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Teddy juga mengajak jajaran TNI, Polri, BUMN, hingga kementerian dan lembaga untuk ikut memberikan contoh penerapan Gerakan ASRI. Selain itu, para menteri dan kementerian juga diminta untuk menjadi teladan dalam menjalankan gerakan tersebut di lingkungan kerja masing-masing. “Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tambahnya.
Presiden Prabowo berencana meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI dalam waktu dekat sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bersih di seluruh tanah air. Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Prabowo menjelaskan bahwa ASRI memiliki arti Aman, Sehat, Bersih, dan Indah.
Menurutnya, gerakan ini menekankan pada perubahan nyata di lapangan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga penataan ruang publik, untuk dapat menarik minat wisatawan mancanegara. Dalam pelaksanaannya, Presiden ingin menekankan peran aktif seluruh instansi pemerintah untuk menjadi contoh. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah kegiatan kerja bakti atau korve secara rutin, termasuk melibatkan sekolah-sekolah.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak perlu memakan waktu lama. Namun, jika dilakukan secara serentak dan masif, dampaknya akan sangat besar. Pemerintah akan menambahkan sarana pendukung seperti gerobak sampah dan truk pengangkut untuk mendukung kelancaran gerakan tersebut. “Kami akan menyediakan fasilitas yang diperlukan,” terangnya.
Tidak hanya itu, Gerakan Indonesia ASRI juga mencakup penertiban baliho, spanduk, dan reklame yang dinilai sudah berlebih dan mengganggu keindahan kota-kota.





















