Headline.co.id, Bantul ~ Seorang pemuda berinisial DAS (21) diamankan aparat setelah diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap dua orang korban pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 22.05 WIB. Peristiwa itu terjadi di perempatan selatan SMP Negeri 2 Imogiri, tepatnya di Jalan Imogiri–Siluk, Dusun Mojohuro RT 04, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Insiden tersebut dipicu oleh komunikasi melalui pesan singkat yang berujung saling tantang duel. Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.
Data kejadian tersebut disampaikan oleh Kasihumas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi Headline.co.id.
“Benar, telah terjadi perkelahian atau penganiayaan pada Senin malam sekitar pukul 22.05 WIB di wilayah Sriharjo, Imogiri. Terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Imogiri untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula ketika saksi sedang makan di pinggir Jalan Imogiri–Siluk. Saat itu, ia melihat beberapa pemuda datang dan terlibat perkelahian. Dalam keributan tersebut, salah satu pemuda terlihat membawa senjata tajam jenis bendo atau golok dan mengayunkannya ke arah lawan.
Melihat situasi membahayakan, saksi spontan berteriak “klithih-klithih” untuk menarik perhatian warga. Teriakan tersebut membuat warga sekitar keluar rumah dan pelaku melarikan diri. Warga bersama dua saksi kemudian menolong korban yang terluka akibat sabetan senjata tajam di bagian tangan.
Dua korban dalam peristiwa itu masing-masing Bagus (21), warga Imogiri, mengalami luka robek pada jari tangan akibat menangkis sabetan golok, serta Erik (20), warga asal Pleret, Bantul, yang mengalami luka memar pada paha dan punggung. Keduanya segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi yang menerima laporan warga langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mencatat identitas saksi, serta melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam dan satu bilah senjata tajam jenis bendo atau golok.
Rita Menuturkan terduga pelaku DAS (21), warga Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan. Dari hasil pendalaman awal, diketahui bahwa sebelum kejadian kedua belah pihak telah berkomunikasi melalui telepon genggam dan saling menantang untuk melakukan duel.
“Dari keterangan terduga pelaku, sebelumnya memang sudah ada komunikasi melalui pesan singkat yang pada intinya saling menantang untuk duel,” jelas Iptu Rita.
Polisi juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku dan korban utama diketahui merupakan teman lama semasa SMP di Imogiri, meski berbeda kelas namun satu angkatan.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Imogiri. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi serta menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai jalur hukum guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Bantul.




















