Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, melakukan kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo pada Senin, 9 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama kedua daerah dalam sektor pertanian. Fachri beserta rombongan disambut oleh Kepala Dinas DKPTPH, Muljady D Mario, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Muljady D Mario memaparkan profil dan potensi sektor pertanian di Provinsi Gorontalo, dengan fokus utama pada komoditas unggulan jagung. Provinsi Gorontalo memiliki total luas lahan 1.248.419 hektare yang mendukung pengembangan pertanian secara berkelanjutan. “Provinsi Gorontalo memiliki potensi pertanian yang sangat besar, terutama pada komoditas jagung yang menjadi unggulan daerah. Potensi ini terus kami dorong melalui penyediaan benih unggul, alsintan, serta penguatan kelembagaan petani,” ujar Muljady D. Mario.
Hingga tahun 2025, luas tanam jagung di Provinsi Gorontalo mencapai 238.857 hektare dengan total produksi sekitar 1,23 juta ton GKG dan produktivitas rata-rata 47,66 kuintal per hektare. Produksi ini tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Selain capaian produksi, DKPTPH Provinsi Gorontalo juga melaksanakan berbagai program strategis, seperti brigade alsintan dan program bajak gratis bagi petani miskin dan gurem, distribusi pupuk bersubsidi berbasis kartu tani, fasilitasi pascapanen, serta perlindungan petani melalui asuransi pertanian.
Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, menyampaikan apresiasinya atas paparan dan kebijakan pembangunan pertanian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. “Kami melihat banyak praktik baik yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Seram Bagian Timur. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama antar daerah,” kata Fachri Husni Alkatiri.
Setelah audiensi, kunjungan dilanjutkan ke Brigade Alsintan yang berada di Kabupaten Gorontalo. Pada kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung pengelolaan dan pemanfaatan alat mesin pertanian dalam mendukung program bajak gratis serta peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Kunjungan ini diharapkan menjadi wadah pertukaran informasi dan pengalaman, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan. (mcgorontaloprov/oman)





















