Headline.co.id, Gorontalo ~ Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Gorontalo melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan penandatanganan Pakta Integritas untuk Pejabat Administrator dan Pengawas. Acara ini berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, sebagai tindak lanjut dari proses sumpah dan pelantikan sebelumnya, menandai dimulainya tugas baru para pejabat di lingkungan pemerintah provinsi.
Kepala Dinas PPPA dan PMD, Yana Suleman, menekankan bahwa momen serah terima jabatan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komitmen dan mengoptimalkan capaian program prioritas. “Insya Allah kita semua akan lebih mengoptimalkan lagi langkah maupun program yang telah ditargetkan di Tahun 2026,” ujarnya. Yana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat, baik yang lama maupun yang baru, atas kerja sama yang telah terjalin.
Secara khusus, Yana mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah memberikan kontribusi besar, yaitu Helmi Tantu (Sekretaris Dinas), Fatma Biki (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak), dan Citra Tulen (Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak). “Apa yang sudah kita ukir bersama di Dinas PPPA-PMD ini menjadi bekal untuk menghadapi tantangan ke depan,” tambah Yana.
Selama periode tersebut, Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo berhasil meningkatkan Indeks Pemberdayaan Perempuan dan Gender, sebuah prestasi yang diharapkan dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan baru. Dalam rangkaian serah terima jabatan ini, terjadi rotasi pada sejumlah posisi kunci. Jabatan Sekretaris Dinas kini beralih dari Helmi Tantu kepada Yolanda Rahman. Sementara itu, kepemimpinan Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak diserahterimakan dari Fatma Biki kepada Debby Indriaty Margaretha Habibie. Pada Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak, Citra Tulen menyerahkan tongkat estafet kepada Arifandy (Fandi) Pelealu. Selain itu, Sri Handayani Salilama secara resmi dikukuhkan sebagai Kepala Seksi Umum dan Kepegawaian.
Yana Suleman kembali menekankan pentingnya menjaga sinergi dan rasa kekeluargaan di internal dinas. Ia menyatakan bahwa tantangan terbesar Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo bukan berasal dari dalam, melainkan dari persoalan eksternal seperti masih maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Musuh kita adalah mereka yang masih melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Karena itu mari kita bersatu untuk memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta memberdayakan masyarakat desa,” tegasnya.
Kepada para pejabat baru, Yana menyambut hangat dan meyakini bahwa mereka memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memikul tanggung jawab ke depan. Penutupan acara dengan penandatanganan pakta integritas menegaskan komitmen bersama untuk mengedepankan prinsip integritas, akuntabilitas, dan pelayanan prima. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang kuat untuk sinergi yang lebih solid dalam mendukung program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat desa di Provinsi Gorontalo.




















