Headline.co.id, Redelong ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama dengan TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tribrata Polres Bener Meriah pada Senin, 2 Februari 2026. Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bener Meriah, Khairmansyah, hadir mewakili pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap operasi keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut.
Apel gelar pasukan ini diikuti oleh berbagai unsur, termasuk Polres Bener Meriah, TNI, Dishub, Pengadilan Negeri, Subdenpom, Kodim 0119/Bener Meriah, Yonif 114/Satria Musara, serta unsur pendukung lainnya. Kegiatan ini menandai dimulainya Operasi Keselamatan Seulawah 2026 di Kabupaten Bener Meriah.
Dalam amanat yang disampaikan oleh Wakapolres Bener Meriah, Syabirin, atas nama Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, disebutkan bahwa situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Aceh saat ini memerlukan perhatian serius. Hal ini terutama disebabkan oleh bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah, yang mengakibatkan kerusakan ruas jalan, jembatan terputus, dan keterbatasan akses jalan. Kondisi ini diperburuk dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Data dari Operasi Keselamatan Seulawah tahun 2024 dan 2025 menunjukkan tren peningkatan kecelakaan lalu lintas di Aceh. Pada tahun 2024, tercatat 46 kejadian kecelakaan, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 57 kejadian, atau naik 24 persen. Dari sisi korban, jumlah korban meninggal dunia tercatat 15 orang. Namun, korban luka berat meningkat signifikan dari lima orang pada 2024 menjadi 11 orang pada 2025, atau naik 120 persen. Sementara itu, korban luka ringan naik dari 59 orang menjadi 66 orang.
Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih memerlukan penanganan yang lebih optimal, khususnya dalam menekan fatalitas kecelakaan dan meminimalkan kerugian jiwa maupun materi. Oleh karena itu, Polda Aceh bersama polres jajaran melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 dengan tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026.” Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, di seluruh wilayah Provinsi Aceh.
Dalam amanat tersebut, jajaran diminta untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan titik rawan kecelakaan dan kemacetan, meningkatkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, melaksanakan ramp check terpadu, menertibkan travel ilegal, serta menegakkan hukum lalu lintas secara tegas namun humanis.








