Headline.co.id, Bone Bolango ~ Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo mengambil langkah konkret untuk menyediakan transportasi yang aman bagi pelajar dengan menjalin kerja sama dengan lima sekolah menengah. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang melibatkan Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub, Abdul Karim A. Rauf, bersama kepala sekolah dari SMA Negeri 1 Biluhu, SMA Negeri 1 Bone, SMA Negeri 4 Gorontalo Utara, SMK Negeri 1 Wanggarasi, dan SMK Negeri 1 Taluditi.
Nota kesepahaman ini bertujuan untuk memastikan tersedianya layanan transportasi yang efektif dan efisien guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, menyatakan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penyediaan kendaraan, tetapi juga bertujuan meningkatkan Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) di wilayah Gorontalo. Menurut Sagita, peningkatan kedua indikator tersebut sangat bergantung pada aksesibilitas yang memadai, di mana transportasi yang layak memegang peranan penting.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga menandai dimulainya implementasi operasional melalui penandatanganan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Dokumen ini mengatur kerja sama outsourcing untuk penyediaan sopir layanan bus siswa Dishub Gorontalo, yang diwakili oleh Abdul Karim A. Rauf, dan Direktur PT Kotag Mowali Olo. Kehadiran pihak ketiga ini bertanggung jawab penuh atas penyediaan sopir yang kompeten, menandai fase pengelolaan operasional bus siswa dengan standar keamanan dan kenyamanan sebagai prioritas utama.
Sagita menegaskan bahwa sinergi pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan penyedia jasa transportasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan layanan bus siswa yang tidak hanya aman, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan bagi masa depan pelajar Gorontalo. “Kami mengapresiasi para pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hal ini penting untuk membangun sinergi pemerintah, sekolah, dan penyedia layanan transportasi dalam mewujudkan layanan bus siswa yang aman dan berkualitas,” ujar Sagita. (mcgorontaloprov/rini)



















