Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Banten telah menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas di tiga pelabuhan utama untuk mengatasi kepadatan kendaraan selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Kepala Biro Operasi Polda Banten, Kombes Yofie Girianto, menyatakan bahwa pembagian operasional pelabuhan ini bertujuan untuk mencegah penumpukan kendaraan di satu lokasi, berdasarkan evaluasi dari arus mudik tahun sebelumnya.
Pelabuhan Ciwandan akan difokuskan untuk melayani penyeberangan pemudik yang menggunakan sepeda motor dan kendaraan angkutan tertentu. Sementara itu, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) akan dialokasikan khusus untuk kendaraan berat dan truk berukuran besar. Kombes Yofie menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Maung-2026” yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Berdasarkan data evaluasi Operasi Ketupat 2025, terdapat peningkatan jumlah penumpang kapal sebesar 8 persen dan peningkatan trip kapal sebesar 12 persen. Dengan prediksi kepadatan arus mudik tahun ini, pemisahan arus kendaraan berdasarkan jenisnya di tiga pelabuhan dianggap sebagai langkah penting. Selain itu, Polda Banten juga mendirikan 54 pos pengamanan serta menyiagakan personel di 5 lokasi buffer zone dan 5 rest area untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan.






















