Headline.co.id, Pekanbaru ~ Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menekankan pentingnya peran alumni dalam pembangunan Riau dan Indonesia di masa depan. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara wisuda Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang berlangsung di SKA CoEx Pekanbaru pada Rabu, 14 Januari 2026.
Syahrial Abdi mengingatkan para wisudawan bahwa di balik toga yang mereka kenakan, terdapat perjuangan panjang, ketekunan, serta doa dan dukungan dari orang tua. “Saudara patut bangga berdiri di ruangan ini,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kepercayaan para orang tua yang telah memilih Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai tempat pendidikan bagi anak-anak mereka.
Dalam pesannya, Syahrial mengajak para alumni untuk terus berkarya dan berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional. Ia menekankan bahwa dunia kerja tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, etos kerja, dan keberanian. “Jangan berhenti berusaha, jangan mudah putus asa. Ciptakan nilai dan, jika memungkinkan, buka peluang kerja sendiri,” tambahnya.
Kepada lulusan magister, Syahrial Abdi menyebut mereka sebagai modal strategis bagi daerah, dengan harapan mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan melalui cara berpikir yang lebih mendalam dan perspektif yang lebih luas.
Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Amir Luthfi, melaporkan bahwa wisuda kali ini merupakan periode kedua pada tahun 2025. Sebelumnya, pada periode pertama yang digelar Oktober lalu, universitas tersebut telah meluluskan 570 mahasiswa. Total mahasiswa yang diwisuda sepanjang 2025 mencapai 1.106 orang, dan wisuda kali ini merupakan yang ke-9 sejak universitas tersebut diresmikan.
Amir Luthfi juga berpesan agar para alumni menjaga nama baik almamater serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara. “Atas nama pimpinan dan sivitas akademika, kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami hingga mencapai tahap wisuda,” pungkasnya.





















