Headline.co.id, Jakarta ~ Masyarakat Indonesia kembali mempertanyakan hari Jumat libur apa 16 Januari 2026, seiring penandaan tanggal merah pada kalender awal tahun. Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri menetapkan Jumat, 16 Januari 2026 sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Libur nasional ini berlaku secara nasional tanpa disertai cuti bersama. Penetapan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan orang tua, pelajar, dan pekerja terkait aktivitas sekolah dan perkantoran pada tanggal tersebut.
Berdasarkan SKB Tiga Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 16 Januari ditetapkan sebagai libur resmi negara. Artinya, kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan formal mulai dari SD, SMP, SMA sederajat hingga perguruan tinggi pada umumnya diliburkan, kecuali terdapat kebijakan khusus dari masing-masing institusi.
“Jumat, 16 Januari 2026 ditetapkan sebagai libur nasional untuk memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW,” demikian keterangan dalam ketetapan SKB Tiga Menteri.
Kronologi Penetapan Libur Nasional
Penetapan hari libur nasional Isra Mikraj tertuang dalam SKB yang disepakati oleh Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam kalender nasional 2026, tanggal tersebut ditandai sebagai tanggal merah dan tidak diikuti dengan cuti bersama.
Meskipun hanya satu hari libur resmi, posisi tanggal yang jatuh pada hari Jumat membuat masyarakat berpotensi menikmati libur akhir pekan yang lebih panjang.
Long Weekend Isra Mikraj 2026
Libur nasional pada Jumat berlanjut dengan libur rutin akhir pekan. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati long weekend selama tiga hari berturut-turut. Rinciannya sebagai berikut:
- Jumat, 16 Januari 2026: Libur nasional Isra Mikraj
- Sabtu, 17 Januari 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 18 Januari 2026: Libur akhir pekan
Momentum ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Apakah Anak Sekolah Libur?
Karena statusnya sebagai libur nasional, aktivitas belajar mengajar pada umumnya ditiadakan. Sekolah dan perguruan tinggi mengikuti kalender pendidikan yang mengacu pada ketetapan pemerintah.
Namun, beberapa sekolah atau lembaga pendidikan dapat memiliki kebijakan internal, misalnya mengadakan kegiatan keagamaan atau pembinaan khusus. Orang tua dan siswa disarankan tetap memantau pengumuman resmi dari pihak sekolah.
Makna Peringatan Isra Mikraj
Isra Mikraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Mengutip penjelasan Kementerian Agama RI, peristiwa ini terjadi dalam dua tahap.
Tahap pertama adalah Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina dengan kendaraan Buraq. Tahap kedua adalah Mikraj, yaitu perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh, di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk menunaikan salat lima waktu.
Peristiwa ini menjadi tonggak utama dalam pembentukan kewajiban ibadah salat bagi umat Islam dan mengandung nilai spiritual serta sosial yang mendalam.
“Isra Mikraj mengajarkan pentingnya kedisiplinan ibadah sekaligus membangun kesalehan sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” sebagaimana dijelaskan oleh Kementerian Agama RI dalam rilis resminya.
Tradisi Peringatan Isra Mikraj di Indonesia
Di berbagai daerah, peringatan Isra Mikraj biasanya diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, ceramah, doa bersama, hingga kegiatan edukatif di masjid, sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keimanan serta mempererat silaturahmi antarwarga.
Selain kegiatan keagamaan, sebagian masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk kegiatan keluarga atau perjalanan singkat, mengingat libur bertepatan dengan akhir pekan.
Dengan demikian, pertanyaan hari Jumat libur apa 16 Januari 2026 telah terjawab secara resmi. Tanggal tersebut merupakan libur nasional peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, tanpa cuti bersama, namun berpotensi menjadi long weekend. Masyarakat diimbau memanfaatkan waktu libur secara positif, baik untuk kegiatan ibadah, keluarga, maupun pemulihan kebugaran sebelum kembali beraktivitas.





















