Headline.co.id, Batang ~ Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melanjutkan upaya penanganan dan pembersihan sisa kayu akibat bencana di Sumatera, dengan fokus di beberapa lokasi seperti Langkahan, Aceh Utara, dan Sumatera Utara. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Subhan, menyatakan bahwa tim Kemenhut yang terdiri dari BBTNGL, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), serta Balai Gakkum Wilayah Sumatera, bekerja sama dengan tim lain dan mengerahkan 23 alat berat.
Alat berat yang dikerahkan meliputi 21 unit milik Kemenhut, yaitu 10 ekskavator capit, sembilan ekskavator, dan dua buldozer. Selain itu, terdapat masing-masing satu buldozer dan ekskavator milik TNI, serta dua ekskavator dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Satu alat berat juga digunakan untuk membersihkan parit dan halaman SMP Negeri 3 Langkahan. Tim Kemenhut lainnya, yang terdiri dari sekitar 50 personel, turut membersihkan SD Negeri 4 Langkahan, termasuk satu ruang perpustakaan, satu gudang olahraga, dan empat kamar mandi.
Subhan menambahkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, pemanfaatan kayu sisa bencana oleh lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bersama masyarakat mencapai sekitar tiga meter kubik dengan menggunakan tujuh gergaji mesin. Akumulasi pemanfaatan kayu dari 29 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 diperkirakan mencapai 18,5 meter kubik. Data ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui. Hingga kini, tiga unit hunian sementara (huntara) masih dalam tahap pembangunan.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, personel BPKH Sumatera Utara bersama tim Manggala Agni melanjutkan pembersihan rumah warga terdampak banjir dari sisa material kayu di lorong-lorong permukiman sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana. Sementara itu, di Sumatera Utara, Tim Kemenhut menurunkan ekskavator untuk menyiapkan lokasi hunian tetap (huntap) di lahan PTPN. Tim juga menerima laporan adanya temuan kayu dalam jumlah besar di Sungai Batang Toru, cabang Aek Rambe, Sumut.





















