Headline.co.id, Redelong ~ Setelah bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, beberapa pekan lalu, aktivitas ekonomi masyarakat mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pada Kamis (1/1/2026), aktivitas warga dan pedagang perlahan kembali berjalan meskipun belum sepenuhnya normal.
Pemantauan di berbagai wilayah Bener Meriah menunjukkan bahwa aktivitas jual beli mulai kembali berlangsung. Sejumlah pedagang kembali membuka usaha dengan keterbatasan yang ada, namun semangat masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas ekonomi terpantau cukup tinggi.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Khairun Aksa, saat dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis (1/1/2026), menyampaikan bahwa para pedagang di beberapa kecamatan saat ini berupaya bertahan dengan berjualan sesuai kemampuan masing-masing. “Para pedagang mulai kembali beraktivitas meski kondisi belum sepenuhnya pulih. Ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Khairun berharap kondisi di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Bener Meriah, dapat segera kembali normal. Ia juga menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana agar aktivitas distribusi dan perekonomian dapat berjalan optimal.
Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas mulai pulihnya aktivitas ekonomi di kabupaten yang dikenal sebagai penghasil kopi terbaik tersebut. “Berkat kerja sama berbagai pihak, terutama dalam pembukaan akses jalan untuk kelancaran logistik serta penanganan lokasi terdampak bencana, alhamdulillah geliat ekonomi mulai tumbuh kembali,” tuturnya.
Khairun Aksa menegaskan perlunya sinergi semua pihak untuk mempercepat pemulihan Kabupaten Bener Meriah, baik dari pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, agar roda perekonomian dapat kembali berputar secara berkelanjutan. (RA/MC Bener Meriah)



















