Headline.co.id, Jakarta ~ Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus kejahatan siber selama tahun 2025. Sepanjang tahun tersebut, tercatat ada 4.271 laporan polisi yang masuk, dengan kasus penipuan online atau scam menjadi yang paling dominan. “Kasus penipuan online terus memakan korban,” ujar Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Roberto Pasaribu, kepada wartawan pada Rabu (31/12/25).
Dari total laporan tersebut, sebanyak 2.727 kasus ditangani langsung oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sementara itu, 1.544 laporan lainnya diteruskan ke Polres jajaran sesuai dengan lokasi kejadian. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, telah menginstruksikan jajarannya di Direktorat Reserse Siber untuk melakukan terobosan dalam penanganan kasus-kasus ini.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, sejak Oktober 2025, Polda Metro Jaya membentuk Pusat Anti-Scam yang berfokus pada penanganan cepat laporan penipuan digital. Program ini mulai menunjukkan hasil positif, di mana dalam periode Oktober hingga Desember, sebanyak 424 laporan pengaduan berhasil ditangani secara langsung.





















