Headline.co.id, Balikpapan ~ Kaltim. Direktorat Binmas Polda Kalimantan Timur mengadakan kegiatan Jumat Curhat sebagai sarana komunikasi publik untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Acara ini berlangsung pada Jumat, 28 November 2025, dari pukul 09.00 hingga 11.00 WITA di kawasan Wisata Meranti Km.15, Karang Joang, Balikpapan Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Ditbinmas Polda Kaltim dan berbagai unsur kelompok tani, termasuk IPTU Suparyanto, IPDA Hadi, Ketua Gapoktan Mitra Wana Lestari Bapak Saifudin S.P., serta sejumlah personel lainnya dan Ketua Kelompok Tani wilayah Karang Joang. Kehadiran unsur kepolisian dan masyarakat ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun ketahanan pangan berbasis kemitraan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Dirbinmas Polda Kaltim yang diwakili oleh IPTU Suparyanto. Selanjutnya, Bapak Saifudin S.P. memberikan pemaparan materi, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan sarana kontak, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Dalam sesi diskusi, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait dunia pertanian, seperti alternatif komoditas cocok tanam, dukungan anggaran pendampingan pertanian, kendala perizinan pembukaan jalan tani, distribusi pupuk pemerintah, serta informasi layanan kepolisian. Setiap pertanyaan dijawab dengan solusi melalui komitmen koordinasi lintas sektor, peningkatan pengawasan pupuk dan obat tanaman, serta pemberian informasi layanan hotline 110 untuk penanganan pengaduan darurat.
Selain itu, masyarakat juga meminta pelaksanaan sosialisasi anti-bullying di sekolah-sekolah wilayah Karang Joang. Permintaan ini diterima dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Subdit Tibsos untuk penjadwalan edukasi kepada pelajar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana yang harmonis, humanis, aman, tertib, dan lancar. Jumat Curhat kembali membuktikan efektivitasnya sebagai media komunikasi dua arah dalam membangun kepercayaan dan kemitraan Polri dan masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.






















