Headline.co.id – China Selidiki Subsidi UE untuk Produk Susu
Jakarta – Pemerintah China telah memulai penyelidikan anti-subsidi terhadap produk susu yang diimpor dari Uni Eropa (UE). Penyelidikan ini merupakan respons terhadap tarif yang dikenakan UE pada mobil listrik buatan China.
Menurut Kementerian Perdagangan China, penyelidikan akan mencakup berbagai produk susu, termasuk keju, dadih, keju biru, susu, dan krim. Penyelidikan ini dimulai pada 21 Agustus 2024.
Kementerian Perdagangan menerima permohonan dari Asosiasi Susu China pada 29 Juli dan mengadakan konsultasi dengan UE pada 14 Agustus. Penyelidikan akan berlangsung selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan selama enam bulan dalam keadaan khusus.
Langkah China ini menjadi eskalasi terbaru dalam ketegangan perdagangan antara kedua negara. UE baru-baru ini mengenakan tarif bea masuk sementara hingga 36% pada mobil listrik dari China, dengan alasan subsidi yang tidak adil.
Kamar Dagang UE di China mengatakan penyelidikan tersebut tidak mengejutkan dan merupakan respons terhadap tarif UE. Kamar dagang tersebut menyerukan proses yang adil dan transparan serta berharap anggota yang terkena dampak akan bekerja sama.
Penyelidikan anti-subsidi China menyoroti meningkatnya penggunaan instrumen perdagangan pertahanan oleh pemerintah untuk mengatasi persaingan tidak sehat dan proteksi industri dalam negeri. Perkembangan ini dapat menghambat perdagangan global dan merusak hubungan ekonomi antara kedua negara.
sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20240821193452-4-565299/china-vs-uni-eropa-makin-panas-beijing-balas-hukuman-brussels.


















