Headline.co.id, Yogyakarta ~ Kepolisian Resor Kota Yogyakarta secara resmi meluncurkan Operasi Patuh Progo 2024. Kegiatan yang akan berlangsung dari 15 Juli hingga 28 Juli 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, demi terciptanya keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Yogyakarta.
Dalam konferensi pers yang yang diterima headline.co.id, Kepala Satuan Lalu Lintas Kompol Maryanto, S.H., M.M., menyampaikan dasar pelaksanaan operasi ini, yang didasari oleh beberapa instruksi dari pimpinan kepolisian, termasuk Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/76/VII/OPS.1.3./2024 tanggal 12 Juli 2024 dan Surat Telegram Kapolda DIY Nomor: STR/416/VII/OPS.1.3./2024 tanggal 3 Juli 2024.
Tema dan Tujuan Operasi
Mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, Operasi Patuh Progo 2024 memiliki tiga tujuan utama:
- Menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
- Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
- Mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan berkeselamatan.
Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Lendah Kini dalam Perawatan di RSUD Wates
Lokasi Rawan Pelanggaran dan Kecelakaan
Operasi ini akan difokuskan pada beberapa lokasi yang dikenal rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Untuk lokasi rawan pelanggaran, di antaranya adalah Jalan Abu Bakar Ali, Jalan Malioboro, Jalan Pasar Kembang, dan Jalan Pabringan. Sementara untuk lokasi rawan kecelakaan, antara lain Jalan Magelang, Jalan Kusumanegara, dan Jalan R.E. Martadinata.
Baca juga: Peduli Petani, Anggota DPRD Tanggamus Yoyok Bagikan Pupuk Cair Organik kepada Warga
Sasaran Operasi
Sasaran Operasi Patuh Progo 2024 mencakup berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, seperti:
- Pengemudi/pengendara di bawah umur.
- Berboncengan lebih dari tiga orang.
- Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman.
- Melawan arus.
- Menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi.
- Penggunaan strobo dan sirene tidak sesuai peruntukan.
- Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi.
- Kendaraan terbuka yang digunakan untuk mengangkut manusia.
- Penggunaan ponsel saat berkendara.
- Konsumsi minuman beralkohol saat berkendara.
- Over Dimension Over Loading (ODOL).
Baca juga: Pesona Arung Jeram di Sungai Ciwidey: Petualangan Ekstrem dengan Harga Terjangkau
Strategi Pelaksanaan
Operasi ini akan dilaksanakan melalui tiga pendekatan utama:
- Preemtif, yang meliputi pendidikan masyarakat tentang keselamatan lalu lintas (safety riding), sosialisasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemasangan spanduk, pembagian brosur, leaflet, dan stiker, serta kampanye keselamatan lalu lintas.
- Preventif, yang meliputi pembinaan dan penyuluhan masyarakat, apel keselamatan di sekolah tingkat SLTA, patroli mobile, dan teguran.
- Penindakan, yang mencakup sistem hunting, razia stasioner, sidang di tempat, dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di beberapa lokasi seperti Jalan Kusumanegara (Simpang SGM), Jalan HOS Cokroaminoto (Simpang BPK), dan Jalan Kyai Mojo (Simpang Jatikencana).
Baca juga: Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas, Polres Bantul Laksanakan Operasi Patuh Progo 2024
Personel yang Terlibat
Sebanyak 160 personel dari Kepolisian Resor Kota Yogyakarta akan dikerahkan dalam Operasi Patuh Progo 2024 ini. Kompol Maryanto berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Kota Yogyakarta.
“Demi keselamatan bersama, mari kita patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita semua,” tutupnya.
Terimakasih telah membaca Ops Patuh Progo 2024 Resmi Dimulai, Polresta Yogyakarta Kerahkan 160 Personel semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.
Baca juga: Kebanggaan Polres Bantul: Polwan Cantik ini Sabet Dua Gelar di Kejuaraan Menembak Nasional


















