Headline.co.id, Jakarta ~ Jadwal iPhone Duo pre order di Indonesia mulai terungkap setelah pemesanan awal ponsel layar lipat pertama Apple di pasar global mencatat lonjakan permintaan pada Jumat (16/10/2026). Sejumlah jaringan ritel resmi di Indonesia disebut akan membuka pemesanan mulai 21 Oktober 2026, sebelum penjualan perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026. Namun, tingginya permintaan di berbagai negara membuat persediaan awal perangkat tersebut habis dalam waktu singkat, sehingga estimasi pengiriman sebagian pesanan mundur hingga Januari 2027. Kondisi ini diduga dipengaruhi keterbatasan pasokan di tengah tingginya minat konsumen terhadap produk terbaru Apple tersebut.
Apple mengakui tingginya antusiasme konsumen terhadap iPhone Duo. Dalam pernyataan kepada wartawan yang dikutip Minggu (18/10/2026), perusahaan menyebut permintaan awal perangkat tersebut tergolong “luar biasa”.
Apple juga menyatakan sedang berupaya mempercepat pengiriman kepada pelanggan. Meski estimasi pengiriman mengalami kemunduran, layanan pemesanan secara daring tetap dibuka.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Berdasarkan informasi yang tercantum di situs resmi Apple, sejumlah konfigurasi iPhone Duo menunjukkan perkiraan pengiriman pada Januari 2027. Sementara itu, opsi pengambilan langsung di toko menampilkan keterangan “Periksa kembali ketersediaan pada 24 Oktober”.
Jadwal iPhone Duo Pre Order di Indonesia dan Penjualan Perdana
Di Indonesia, informasi mengenai jadwal pemesanan iPhone Duo sempat muncul melalui materi promosi di situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Berdasarkan informasi tersebut, Blibli Store dan Hello Store disebut akan membuka pre-order pada Rabu (21/10/2026). Sementara itu, Digimap dan Digiplus dijadwalkan menyusul pada Jumat (23/10/2026).
Materi yang sama juga mencantumkan periode pemesanan pada 23 Oktober pukul 09.00 WIB hingga 29 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB. Adapun penjualan perdana direncanakan berlangsung pada Jumat (30/10/2026) pukul 00.00 WIB.
Meski demikian, jadwal tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Pasalnya, halaman promosi yang sebelumnya memuat informasi pemesanan iPhone Duo sudah tidak dapat diakses.
Belum ada kepastian apakah keterlambatan pengiriman yang terjadi di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya akan memengaruhi distribusi iPhone Duo di Indonesia.
Ketersediaan perangkat bagi konsumen dalam negeri nantinya bergantung pada alokasi stok serta ketentuan masing-masing jaringan distributor dan ritel resmi.
Bocoran Harga iPhone Duo di Indonesia Mulai Rp43,9 Juta
Selain jadwal pemesanan, informasi mengenai perkiraan harga iPhone Duo di Indonesia juga mulai beredar.
Berdasarkan bocoran yang sempat muncul, iPhone Duo dengan kapasitas penyimpanan 256GB diperkirakan dijual seharga Rp43.999.000. Sementara itu, varian tertinggi dengan penyimpanan 2TB disebut mencapai Rp68.999.000.
Berikut rincian bocoran harga iPhone Duo di Indonesia:
| Kapasitas | Bocoran Harga |
|---|---|
| 256GB | Rp43.999.000 |
| 512GB | Rp47.999.000 |
| 1TB | Rp55.999.000 |
| 2TB | Rp68.999.000 |
Harga tersebut belum dapat dianggap sebagai harga resmi final karena informasi sumbernya sudah tidak tersedia. Kepastian harga jual dan mekanisme pemesanan masih bergantung pada pengumuman masing-masing mitra penjualan.
Sebagai perbandingan, Apple menawarkan iPhone Duo dengan kapasitas 256GB di Amerika Serikat mulai USD 1.999 atau sekitar Rp36 juta. Adapun konfigurasi 2TB dijual dengan harga USD 3.199 atau sekitar Rp57 juta.
Stok iPhone Duo Global Habis dalam Hitungan Menit
Antusiasme konsumen terlihat sejak pemesanan iPhone Duo dibuka pada Jumat (16/10/2026) di Amerika Serikat.
Hanya dalam beberapa menit, alokasi awal perangkat dilaporkan habis dipesan. Pembeli yang berhasil menyelesaikan transaksi lebih awal diperkirakan menerima iPhone Duo pada 23 Oktober 2026.
Sebaliknya, pelanggan yang tidak mendapatkan alokasi awal harus menghadapi waktu tunggu lebih panjang.
Sejumlah laporan menunjukkan estimasi pengiriman bergeser ke rentang 22 hingga 29 Januari 2027, termasuk untuk berbagai pilihan warna dan kapasitas penyimpanan.
Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di China. Menurut GizChina, persediaan iPhone Duo di negara tersebut habis dalam hitungan detik setelah sesi pemesanan dimulai.
Terbatasnya pasokan diduga berkaitan dengan kapasitas produksi Apple yang masih ditingkatkan.
Laporan Nikkei Asia pada September 2026 menyebutkan produksi iPhone Duo baru mencapai ratusan unit setiap hari, jauh lebih sedikit dibandingkan produksi iPhone pada umumnya.
Selain itu, staf Apple Store di China menyebut penggunaan teknologi engsel baru menjadi salah satu faktor yang membatasi jumlah produksi perangkat.
Salah satu perkiraan bahkan menyebut alokasi gelombang pertama iPhone Duo hanya sekitar 200.000 unit untuk seluruh saluran penjualan. Namun, angka tersebut masih berupa estimasi dalam laporan yang beredar.
Calo Manfaatkan Kelangkaan, Harga iPhone Duo Tembus Rp89 Juta
Terbatasnya persediaan iPhone Duo turut dimanfaatkan oleh penjual kembali atau scalper yang menawarkan perangkat dengan harga jauh di atas harga resmi.
Berdasarkan laporan MacRumors yang dikutip Minggu (18/10/2026), puluhan penawaran iPhone Duo sudah bermunculan di platform perdagangan eBay.
Salah satu penawaran tertinggi mencapai USD 4.999 atau sekitar Rp89 juta untuk iPhone Duo berwarna Night Sky dengan kapasitas penyimpanan 2TB.
Harga tersebut lebih mahal USD 1.800 dibandingkan harga resmi Apple sebesar USD 3.199 untuk konfigurasi yang sama.
Di China, iPhone Duo versi 256GB juga dilaporkan ditawarkan di pasar penjualan kembali dengan harga mencapai USD 3.885 atau sekitar Rp69,9 juta.
Meski demikian, harga tersebut merupakan penawaran dari pihak ketiga, bukan harga resmi Apple. Kemunculan produk di platform penjualan kembali juga belum memastikan bahwa seluruh perangkat tersedia untuk langsung dikirim.
Bagi konsumen yang ingin memperoleh perangkat lebih cepat, pembelian langsung di Apple Store saat peluncuran pada 23 Oktober 2026 menjadi salah satu alternatif.
Namun, persediaan di gerai fisik diperkirakan terbatas. Perangkat tersebut juga dipasarkan melalui mitra ritel seperti Best Buy di Amerika Serikat.
Spesifikasi iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Apple
iPhone Duo menjadi perangkat pertama Apple yang mengusung desain layar lipat dengan dua pilihan warna, yakni Night Sky dan Star White.
Ketika dibuka, perangkat menghadirkan layar utama Super Retina XDR OLED berukuran 7,6 inci dengan resolusi 1.878 x 2.670 piksel. Sementara dalam kondisi terlipat, pengguna dapat mengakses layar luar OLED berukuran 5,4 inci dengan resolusi 1.398 x 2.034 piksel.
Kedua layar mendukung teknologi ProMotion dengan refresh rate hingga 120Hz, Always-On Display, HDR, True Tone, serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit.
Layar bagian dalam juga menggunakan lapisan nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya serta mendukung penggunaan Apple Pencil USB-C.
Dari sisi performa, iPhone Duo ditenagai cip A20 Pro dengan pilihan penyimpanan mulai 256GB hingga 2TB.
Untuk fotografi, perangkat ini dibekali sistem kamera ganda Fusion 48MP. Kamera depan menggunakan teknologi Center Stage dengan aperture ƒ/1,8 yang mendukung panggilan video serta perekaman video hingga resolusi 1080p pada 60fps.
Berbeda dengan iPhone 18 Pro dan Pro Max yang menggunakan Face ID, iPhone Duo mengandalkan Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping.
Apple juga menyematkan dua baterai lithium-ion bawaan. Perusahaan mengklaim perangkat mampu memutar video hingga 44 jam menggunakan layar luar dan hingga 31 jam ketika menggunakan layar bagian dalam.
Pengisian daya diklaim dapat mencapai 50 persen dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan adaptor berdaya 60W atau lebih tinggi.
Untuk konektivitas, iPhone Duo mendukung jaringan 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Thread, USB-C, MagSafe hingga 25W, serta pengisian daya nirkabel Qi2 hingga 25W.
Perangkat tersebut juga dilengkapi modem C2 dan cip jaringan nirkabel N1. Sementara untuk layanan seluler, Apple menggunakan teknologi dual eSIM tanpa menyediakan slot kartu SIM fisik.
Dengan jadwal pre-order di Indonesia yang semakin dekat, calon pembeli masih perlu mencermati pengumuman resmi mengenai harga, ketersediaan stok, dan estimasi pengiriman.
Pasalnya, tingginya permintaan global belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa keterlambatan pengiriman hingga Januari 2027 juga akan terjadi di Indonesia.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















