Headline.co.id ~ Mochammad Robby Breitner mendapat kesempatan mengikuti latihan bersama tim senior Persebaya di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo. Kiper Persebaya Elite Pro Academy (EPA) U-20 itu berlatih selama dua hari di bawah arahan Bernardo Tavares bersama sejumlah pemain senior, termasuk Ernando Ari dan Reza Arya. Kesempatan tersebut diberikan sebagai bagian dari proses memberikan pengalaman kepada pemain muda agar memahami standar latihan di level profesional. Robby mengaku senang sekaligus sempat gugup ketika pertama kali bergabung dengan tim utama.
Robby Breitner Senang Bisa Berlatih dengan Tim Senior
Bagi Robby, latihan bersama tim senior Persebaya menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya. Ia dapat berada di lapangan yang sama dengan pemain-pemain yang selama ini diidolakan dan menjadi panutannya.
“Perasaan saya tentu sangat senang bisa mendapat kesempatan berlatih bersama tim senior Persebaya. Apalagi saya bisa satu lapangan dengan pemain-pemain yang selama ini saya idolakan, seperti Ernando Ari, Reza Arya, dan pemain senior lainnya,” kata Robby.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemain berusia 18 tahun itu tidak menutupi adanya rasa gugup saat pertama kali mengikuti sesi latihan tim senior. Namun, Robby berusaha tetap fokus menjalankan setiap instruksi yang diberikan pelatih.
“Tentu ada rasa gugup. Namun, harus tetap profesional. Saya juga harus menikmati prosesnya karena suatu saat nanti saya berharap bisa berada di posisi yang sama dan bermain bersama tim senior,” tandasnya.
Robby merupakan kiper jebolan kompetisi Liga Persebaya yang memperkuat Indonesia Muda. Kesempatan berlatih bersama tim utama membuatnya dapat mengamati langsung cara pemain senior menjalani latihan dan mempersiapkan diri sebagai pesepak bola profesional.
Belajar dari Ernando Ari dan Pemain Senior
Salah satu pemain yang menjadi perhatian Robby selama latihan adalah Ernando Ari. Ia mengaku telah mengidolakan penjaga gawang tersebut sejak lama.
Menurut Robby, latihan bersama Ernando memberinya kesempatan untuk melihat lebih dekat sikap dan persiapan seorang kiper ketika menjalani aktivitas di level profesional.
“Sejak dulu saya mengidolakan Ernando Ari. Jadi, ketika akhirnya bisa berada satu lapangan dan menjalani latihan bersama, rasanya sangat senang,” jelasnya.
Selain pengalaman berada satu lapangan dengan idolanya, Robby juga merasakan perbedaan atmosfer dan intensitas latihan tim senior. Ia menilai standar yang diterapkan di level tersebut membuatnya dapat mengetahui aspek yang masih perlu dikembangkan.
“Selama dua hari berlatih bersama tim senior, banyak hal yang saya pelajari. Terutama dari intensitas latihan dan bagaimana pemain menjalani setiap proses dengan lebih profesional. Levelnya terasa berbeda, sehingga saya bisa melihat apa yang masih harus saya kejar,” jelasnya.
Jadikan Pengalaman sebagai Pemacu
Robby tidak ingin kesempatan berlatih bersama tim senior Persebaya berhenti sebagai pengalaman sesaat. Ia bertekad menjadikannya sebagai pemacu untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri agar suatu hari dapat menembus tim utama.
Berada di tengah pemain senior membuat Robby semakin memahami standar yang harus dicapai untuk melangkah ke level berikutnya. Ia juga menyadari kesempatan seperti itu tidak didapatkan oleh semua pemain muda.
“Kesempatan seperti ini sangat penting bagi pemain seusia saya. Tidak semua pemain muda mendapat kesempatan berlatih langsung bersama tim senior. Karena itu, saya ingin memanfaatkannya sebaik mungkin,” tutup Robby.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















