Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengeluarkan imbauan bagi sekolah-sekolah yang berada di zona terdampak berat erupsi Gunung Anak Krakatau untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Langkah ini diambil menyusul aktivitas vulkanik yang meningkat sejak awal September 2026, yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal bulan ini telah menyebabkan peningkatan status kewaspadaan di beberapa wilayah sekitar. Mendikdasmen menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan siswa sebagai prioritas utama. “Kami mengimbau agar sekolah-sekolah di zona merah segera beralih ke PJJ hingga situasi dinyatakan aman,” ujar Mendikdasmen dalam pernyataan resminya.
Selain itu, Mendikdasmen juga meminta agar dinas pendidikan setempat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memantau perkembangan situasi. Sekolah-sekolah diminta untuk tetap berkomunikasi dengan orang tua siswa guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun secara daring. “Kerja sama sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah sangat penting dalam situasi darurat ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan menyediakan dukungan teknis dan materi pembelajaran yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan PJJ. Mendikdasmen juga mengingatkan agar semua pihak tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait kondisi terkini Gunung Anak Krakatau. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan proses pendidikan tetap berlangsung dengan aman dan efektif meskipun dalam kondisi bencana.






