Headline.co.id, Gianyar ~ SLEMAN – Pertandingan perdana PSS Sleman melawan Bali United FC menandai kembalinya Super Elang Jawa ke BRI Super League 2026/2027, sebuah momen penting bagi Cleberson Martins de Souza. Laga ini bukan sekadar awal musim baru, melainkan puncak dari perjalanan panjang yang dimulai dari masa sulit degradasi, keputusan untuk tetap bertahan, hingga perjuangan mengembalikan PSS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Bagi Cleberson, PSS yang kini kembali ke Super League bukanlah sekadar tim promosi. Ada proses panjang dan penuh tantangan yang harus dilalui. PSS pernah merasakan pahitnya degradasi, namun dengan tekad dan kerja keras, mereka berhasil membangun kembali kekuatan dan meraih tempat di kompetisi teratas.
Ketika peluit pertandingan berbunyi di kasta tertinggi, bagi Cleberson, itu adalah hasil dari keputusan penting yang ia buat: memilih bertahan dan berjuang bersama PSS meski dalam situasi sulit. “Saya sangat senang PSS bisa kembali ke BRI Super League musim ini. Ini adalah pertama kalinya saya bermain bersama tim yang mengalami degradasi. Setelah PSS terdegradasi, saya menjadi salah satu pemain pertama yang berkomunikasi dengan manajemen PSS untuk tetap bertahan dan berjuang membawa tim kembali ke Super League,” ungkap Cleberson sebelum bertolak ke Gianyar, Rabu (02/09/2026) siang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keputusan untuk bertahan membuat Cleberson tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga bagian dari proses membangun kembali tim dari titik terendah hingga kembali ke panggung tertinggi. Kini, dengan kembalinya PSS ke Super League, Cleberson menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada pencapaian promosi. Baginya, ini adalah awal dari target yang lebih besar.
“Memasuki kompetisi baru ini, saya tentu sangat senang dan berharap PSS bisa berada di papan atas klasemen. PSS adalah tim besar dengan dukungan suporter yang luar biasa. Semoga musim ini seluruh pemain bisa terus bekerja keras dan membawa PSS bersaing di papan atas,” tambahnya.
Pernyataan Cleberson menunjukkan bahwa kembalinya PSS ke Super League bukanlah akhir dari perjalanan mereka. Sebaliknya, promosi ini menjadi pijakan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi. Pengalaman degradasi mengajarkannya bahwa mempertahankan posisi di kasta tertinggi bukanlah satu-satunya tujuan. PSS harus berani bersaing, bukan sekadar hadir sebagai tim yang baru kembali dari Liga 2, tetapi sebagai klub yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di Indonesia.
Perjalanan dari degradasi menuju Super League telah mereka tuntaskan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa PSS layak berada di sana dan mampu bersaing di papan atas. Bagi Cleberson, perjuangan yang dimulai sejak masa sulit setelah degradasi belum selesai. Kini, mimpinya lebih tinggi—bukan hanya membawa PSS kembali ke Super League, tetapi menjadikan Super Elang Jawa sebagai bagian dari persaingan papan atas sepak bola Indonesia.






