Headline.co.id, Jakarta ~ Klasemen Liga Inggris 2026 mengalami perubahan setelah Manchester United meraih kemenangan besar 5-2 atas Ipswich Town di Old Trafford, sementara Chelsea mempertahankan start sempurna dengan menaklukkan Brighton & Hove Albion 4-3 di Stamford Bridge, Minggu (30/8/2026). Hasil tersebut membuat MU naik ke posisi ke-10, sedangkan Chelsea menempati tiga besar klasemen sementara Premier League 2026/2027.
Dalam klasemen Liga Inggris 2026 terbaru hingga 31 Agustus 2026, Manchester City masih berada di posisi pertama dengan enam poin. Hull City menempel di urutan kedua dengan jumlah poin yang sama, sementara Chelsea berada di posisi ketiga setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Perubahan klasemen Liga Inggris 2026 juga memperlihatkan persaingan yang mulai terbentuk sejak pekan kedua. Manchester City, Hull City, dan Chelsea menjadi tiga tim yang masih mencatatkan kemenangan sempurna, sedangkan Manchester United mulai memperbaiki posisi setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
MU Bangkit Setelah Kekalahan pada Laga Pertama
Manchester United akhirnya meraih kemenangan pertama pada Premier League musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town dengan skor 5-2.
Setan Merah sebelumnya kalah 0-2 dari Hull City pada pertandingan pembuka. Kekalahan tersebut membuat MU membutuhkan hasil positif saat bermain di kandang sendiri.
Namun, pertandingan melawan Ipswich tidak berjalan mudah sejak awal. MU bahkan sempat tertinggal lebih dahulu setelah Leif Davis mencetak gol untuk tim tamu.
Manchester United kemudian mampu membalikkan keadaan dengan mencetak lima gol.
Bruno Fernandes menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Kapten Manchester United itu mencatatkan hat-trick sekaligus satu assist.
Bryan Mbeumo juga ikut mencetak gol, sementara satu gol lainnya berasal dari gol bunuh diri Jacob Greaves.
Ipswich memperkecil ketertinggalan melalui Chuba Akpom menjelang pertandingan berakhir.
Kemenangan 5-2 membawa Manchester United mengoleksi tiga poin dan menempati posisi ke-10 klasemen sementara.
Bruno Fernandes Jadi Motor Kebangkitan Manchester United
Performa Bruno Fernandes menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan pertama Manchester United musim ini.
Dengan tiga gol dan satu assist, Fernandes memainkan peran sentral ketika MU harus bangkit setelah tertinggal lebih dahulu.
Hasil tersebut juga membuat Manchester United mulai menjaga jarak dengan tim-tim papan bawah setelah kekalahan pada pertandingan pertama.
MU kini berada satu tingkat di bawah Arsenal. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, tetapi Arsenal unggul dalam selisih gol dan baru memainkan satu pertandingan.
Chelsea Bertahan di Tiga Besar
Sementara Manchester United mulai bangkit, Chelsea justru mempertahankan catatan sempurna.
The Blues mengalahkan Brighton 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Stamford Bridge.
Chelsea sempat unggul 3-0 pada babak pertama. Namun, Brighton memberikan perlawanan dan membuat pertandingan berubah menjadi drama tujuh gol.
Cole Palmer akhirnya memastikan kemenangan Chelsea melalui gol pada menit ke-74.
Tambahan tiga poin membuat Chelsea mempertahankan posisi di kelompok teratas klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan.
Chelsea telah mencetak tujuh gol dan kebobolan lima kali sehingga memiliki selisih gol +2.
Lini Serang Chelsea Tajam, Pertahanan Masih Jadi Catatan
Dua pertandingan awal memperlihatkan produktivitas lini serang Chelsea.
Namun, kemenangan tipis 4-3 atas Brighton juga menunjukkan bahwa sektor pertahanan masih menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Chelsea sempat berada dalam posisi nyaman setelah unggul tiga gol, tetapi Brighton mampu membuat pertandingan kembali terbuka.
Situasi tersebut membuat kemenangan Chelsea tidak hanya memperlihatkan ketajaman lini depan, tetapi juga pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan di lini belakang.
Meski demikian, hasil tersebut tetap cukup untuk mempertahankan start sempurna tim asuhan Xabi Alonso.
Alan Shearer Nilai Chelsea Bisa Jadi Penantang Arsenal
Performa Chelsea pada awal musim turut mendapat perhatian dari legenda Premier League Alan Shearer.
Shearer menilai Arsenal masih menjadi salah satu tim yang paling kuat dalam persaingan gelar, tetapi Chelsea memiliki peluang besar menjadi penantang utama.
“Arsenal menjalani musim panas yang brilian dan mereka akan melesat musim ini,” kata Shearer dalam The Rest is Football.
“Tanpa diragukan lagi mereka adalah tim yang harus dikalahkan lagi di Premier League,” lanjutnya.
Meski menempatkan Arsenal sebagai tolok ukur, Shearer juga memberikan penilaian tinggi terhadap Chelsea.
“Bahkan sebelum bola ditendang untuk Chelsea, saya menempatkan mereka di posisi kedua,” ujar Shearer kepada Betfair.
Ia menilai tidak bermain di kompetisi Eropa dapat memberikan keuntungan bagi Chelsea dalam menjaga kebugaran pemain sepanjang musim.
“Jadi, bagi saya, ya, saya pikir Chelsea akan menjadi penantang terdekat Arsenal,” katanya.
Cole Palmer Jadi Salah Satu Kunci Chelsea
Shearer juga menyoroti penampilan Cole Palmer yang dinilai memberikan pengaruh besar terhadap permainan Chelsea.
Menurutnya, Palmer memiliki kemampuan dalam mengontrol bola dan mengatur permainan dengan tenang.
“Awal musimnya dan penampilannya sangat elektrik. Cara dia menerima bola, betapa mudahnya dia membuat semuanya terlihat, betapa nyamannya dia saat menguasai bola,” kata Shearer.
Ia juga menilai kombinasi Palmer dengan Morgan Rogers dan Joao Pedro bisa menjadi kekuatan penting bagi Chelsea.
“Jika ketiganya bisa klik, maka mereka akan menimbulkan masalah serius bagi tim-tim lain di liga,” ujarnya.
Man City Masih Kuasai Puncak Klasemen
Di tengah kemenangan Chelsea dan Manchester United, Manchester City masih mempertahankan posisi teratas.
City mengoleksi enam poin dari dua kemenangan dan memiliki selisih gol +4.
Manchester City sebelumnya mengalahkan Crystal Palace dengan skor 4-1.
Hull City menempati posisi kedua dengan enam poin dan selisih gol +3. Klub tersebut mencatatkan dua kemenangan serta belum kebobolan dalam dua pertandingan awal.
Chelsea kemudian mengikuti di posisi ketiga dengan enam poin dan selisih gol +2.
Dengan demikian, tiga tim teratas saat ini sama-sama memiliki rekor sempurna.
Arsenal Masih Bisa Mengubah Papan Atas
Posisi tiga besar masih berpotensi berubah karena Arsenal baru memainkan satu pertandingan.
The Gunners berada di posisi kesembilan dengan tiga poin dan selisih gol +3.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Aston Villa pada Selasa (1/9/2026) pukul 02.00 WIB.
Jika mampu meraih kemenangan besar, Arsenal memiliki peluang untuk mendekati bahkan mengubah posisi di papan atas klasemen.
Liverpool Belum Temukan Kemenangan
Liverpool masih berada di luar persaingan papan atas setelah kembali gagal meraih kemenangan.
The Reds bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield.
Forest dua kali unggul melalui Dan Ndoye dan penalti Morgan Gibbs-White.
Liverpool kemudian bangkit melalui gol Alexander Isak dan Victor Muñoz. Gol Muñoz pada menit ke-82 memastikan pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Hasil tersebut membuat Liverpool baru mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan dan berada di posisi ke-13.
Tottenham Masih Terpuruk
Tottenham Hotspur menjadi salah satu tim yang mengalami start buruk.
Spurs kalah 0-2 dari Newcastle United setelah sebelumnya juga menelan kekalahan pada pertandingan pembuka.
Tottenham belum memperoleh poin dan belum mencetak gol dalam dua pertandingan awal.
Dengan lima gol yang sudah masuk ke gawang mereka, Spurs berada di posisi ke-20 dengan selisih gol -5.
Sebaliknya, Newcastle naik ke posisi kelima dengan empat poin.
Hasil Premier League 28-30 Agustus 2026
Berikut hasil pertandingan Premier League pada 28 hingga 30 Agustus 2026:
- Crystal Palace 1-4 Manchester City
- Liverpool 2-2 Nottingham Forest
- Bournemouth 1-1 Everton
- Coventry City 0-1 Hull City
- Tottenham Hotspur 0-2 Newcastle United
- Chelsea 4-3 Brighton & Hove Albion
- Leeds United 1-1 Brentford
- Sunderland 1-0 Fulham
- Manchester United 5-2 Ipswich Town
Klasemen Liga Inggris 2026 Terbaru
Berikut klasemen sementara Premier League 2026/2027 hingga 31 Agustus 2026:
| Posisi | Tim | Main | M | S | K | GF | GA | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 2 | 2 | 0 | 0 | 6 | 2 | +4 | 6 |
| 2 | Hull City | 2 | 2 | 0 | 0 | 3 | 0 | +3 | 6 |
| 3 | Chelsea | 2 | 2 | 0 | 0 | 7 | 5 | +2 | 6 |
| 4 | Brentford | 2 | 1 | 1 | 0 | 4 | 1 | +3 | 4 |
| 5 | Newcastle United | 2 | 1 | 1 | 0 | 4 | 2 | +2 | 4 |
| 6 | Everton | 2 | 1 | 1 | 0 | 3 | 1 | +2 | 4 |
| 7 | Leeds United | 2 | 1 | 1 | 0 | 2 | 1 | +1 | 4 |
| 8 | Brighton | 2 | 1 | 0 | 1 | 7 | 4 | +3 | 3 |
| 9 | Arsenal | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 0 | +3 | 3 |
| 10 | Manchester United | 2 | 1 | 0 | 1 | 5 | 4 | +1 | 3 |
| 11 | Sunderland | 2 | 1 | 0 | 1 | 2 | 2 | 0 | 3 |
| 12 | Ipswich Town | 2 | 1 | 0 | 1 | 4 | 6 | -2 | 3 |
| 13 | Liverpool | 2 | 0 | 2 | 0 | 4 | 4 | 0 | 2 |
| 14 | Bournemouth | 2 | 0 | 1 | 1 | 2 | 3 | -1 | 1 |
| 15 | Nottingham Forest | 2 | 0 | 1 | 1 | 2 | 3 | -1 | 1 |
| 16 | Fulham | 2 | 0 | 0 | 2 | 2 | 4 | -2 | 0 |
| 17 | Aston Villa | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 4 | -4 | 0 |
| 18 | Coventry City | 2 | 0 | 0 | 2 | 0 | 4 | -4 | 0 |
| 19 | Crystal Palace | 2 | 0 | 0 | 2 | 1 | 6 | -5 | 0 |
| 20 | Tottenham Hotspur | 2 | 0 | 0 | 2 | 0 | 5 | -5 | 0 |
Keterangan: M = menang, S = seri, K = kalah, GF = jumlah gol, GA = jumlah kebobolan, GD = selisih gol.
Persaingan Papan Atas Mulai Memanas
Dua pekan pertama Premier League memperlihatkan persaingan yang semakin terbuka.
Manchester City, Hull City, dan Chelsea menjadi tiga tim dengan start sempurna. Di belakang mereka, Brentford, Newcastle, Everton, dan Leeds United sama-sama masih menjaga jarak dengan kelompok teratas.
Manchester United mulai menunjukkan kebangkitan setelah kemenangan besar atas Ipswich, sedangkan Liverpool masih berusaha menemukan kemenangan pertama.
Tottenham berada dalam situasi paling sulit setelah gagal meraih poin maupun mencetak gol dari dua pertandingan.
Peta klasemen masih dapat berubah dalam waktu dekat, terutama setelah Arsenal menjalani pertandingan keduanya melawan Aston Villa. Hasil laga tersebut akan menjadi salah satu penentu perubahan posisi papan atas Premier League 2026/2027.

















