Headline.co.id, Tokyo ~ Putri Kusuma Wardani memastikan tempat di semifinal Japan Open 2026 setelah mengalahkan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi, pada perempat final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat, 17 Juli 2026. Tunggal putri Indonesia itu menang melalui tiga gim dengan skor 9-21, 21-17, dan 21-4 dalam pertandingan selama 56 menit. Putri bangkit setelah tertekan pada gim pertama dengan meningkatkan intensitas, menjaga fokus, dan menemukan ritme reli sejak gim kedua. Kemenangan tersebut membawa Putri bertemu wakil tuan rumah Akane Yamaguchi pada semifinal Sabtu, 18 Juli 2026.
Putri Kusuma Wardani mengawali laga dalam tekanan karena Wang mampu menguasai tempo dan menutup gim pertama dengan selisih lebar. Pengembalian Wang yang rapat serta kemampuannya mempertahankan reli membuat Putri kesulitan mengembangkan pola serangan. Situasi berubah pada gim kedua ketika Putri mulai bermain lebih berani, menyamai intensitas lawan, dan tidak terburu-buru menyelesaikan poin. Perubahan itu membuat duel berjalan lebih seimbang sebelum Putri mengamankan gim kedua 21-17.
Pada gim penentuan, Putri Kusuma Wardani mempertahankan momentum dan membuka keunggulan enam poin tanpa balas. Jarak angka kemudian terus melebar hingga 19-2 sebelum pertandingan ditutup 21-4. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Putri atas Wang setelah tujuh kekalahan dalam pertemuan sebelumnya. Selain mengakhiri catatan yang tidak menguntungkan, kemenangan atas pemain papan atas dunia itu memperkuat posisi Putri sebagai salah satu andalan Indonesia di sektor tunggal putri.
Putri Kusuma Wardani Bangkit setelah Kehilangan Gim Pertama
Perjalanan pertandingan memperlihatkan dua fase yang sangat berbeda. Pada fase awal, Putri lebih banyak merespons tekanan dan belum mampu mengendalikan arah reli. Wang memanfaatkan kondisi itu untuk memperoleh poin beruntun dan menjaga jarak hingga akhir gim pertama. Putri tidak mengubah permainan secara serampangan, tetapi memperbaiki keberanian mengambil bola, meningkatkan ketahanan dalam reli, dan menunggu kesempatan yang lebih tepat untuk menyerang.
Menurut keterangan setelah pertandingan, arahan pelatih membantu Putri menaikkan intensitas permainan tanpa terlalu memikirkan hasil akhir. Pendekatan tersebut penting karena Putri sebelumnya kerap mampu merebut satu gim dari pemain elite, tetapi kehilangan kesinambungan pada gim penentuan. Di Tokyo, pola itu berhasil diputus. Putri tidak hanya memaksakan gim ketiga, tetapi juga menjaga konsentrasi ketika sudah unggul jauh sehingga Wang tidak memperoleh ruang untuk membangun kebangkitan.
Skor 21-4 pada gim terakhir menjadi gambaran paling jelas mengenai perubahan kendali pertandingan. Namun, kemenangan Putri tidak semata-mata ditentukan oleh selisih angka. Kemampuannya pulih setelah kalah 9-21 menunjukkan bahwa ia dapat melakukan penyesuaian di tengah laga bertekanan tinggi. Dalam turnamen level BWF World Tour Super 750, kemampuan membaca perubahan tempo dan mempertahankan keputusan taktis menjadi faktor penting karena lawan pada fase akhir umumnya memiliki kualitas yang relatif berimbang.
Jadwal Semifinal Putri KW Melawan Akane Yamaguchi
Putri selanjutnya menghadapi Akane Yamaguchi, pemain berpengalaman yang mendapat dukungan publik tuan rumah. Akane meraih tiket semifinal setelah melewati laga tiga gim melawan Kim Ga Eun dari Korea Selatan dengan skor 14-21, 21-13, dan 22-20. Pertandingan itu berlangsung 61 menit, sehingga kedua pemain sama-sama datang ke semifinal setelah menjalani perempat final yang menguras fisik dan konsentrasi.
Laga semifinal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Tokyo. Hingga berita ini disusun, hasil pertandingan tersebut belum tersedia. Putri perlu kembali menjaga fokus karena karakter pertandingan melawan Akane dapat berbeda dari duel menghadapi Wang. Selain memiliki pengalaman di turnamen besar, Akane akan tampil di hadapan pendukung Jepang dan baru saja menunjukkan kemampuan membalikkan keadaan setelah kehilangan gim pertama.
Kemenangan pada perempat final memberi Putri modal kepercayaan diri, tetapi belum menjadi jaminan untuk menembus final. Tantangan utamanya adalah memulihkan kondisi setelah pertandingan 56 menit sekaligus mempertahankan disiplin yang muncul pada dua gim terakhir. Putri juga perlu menghindari awal lambat seperti pada gim pertama melawan Wang karena memberi keunggulan besar kepada Akane dapat mempersempit ruang untuk melakukan penyesuaian.
Wakil Indonesia di Semifinal Japan Open 2026
Keberhasilan Putri menambah wakil Indonesia yang bertahan hingga empat besar Japan Open 2026. Pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri juga memastikan tiket semifinal pada hari yang sama. Di sisi lain, perjalanan Alwi Farhan di tunggal putra berakhir pada perempat final setelah kalah dalam tiga gim dari Kodai Naraoka, sedangkan sektor ganda putri tidak lagi memiliki wakil setelah Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari tersingkir.
Bagi sektor tunggal putri, langkah Putri mempunyai arti penting karena ia menjadi tumpuan Indonesia pada turnamen ini. Ia melewati babak 16 besar dengan mengalahkan Huang Yu-Hsun 21-19 dan 21-9, kemudian menghadapi ujian yang lebih berat melawan Wang. Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan peningkatan tingkat kesulitan sekaligus kemampuan Putri menyesuaikan permainan dari satu lawan ke lawan berikutnya.
Fokus berikutnya tertuju pada duel Putri melawan Akane untuk memperebutkan tempat di final. Pertandingan itu akan menjadi ujian lanjutan terhadap daya tahan, pengambilan keputusan, dan kestabilan mental Putri setelah mencatat kemenangan penting atas Wang. Hasil semifinal juga akan menentukan apakah tunggal putri Indonesia dapat mempertahankan peluang meraih gelar sampai hari terakhir Japan Open 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026.






