Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Gorontalo Half Marathon (GOHM) 2026 akan menonjolkan budaya lokal melalui desain jersey dan medali yang mengusung motif Karawo. Hal ini ditegaskan oleh Sultan Kalupe, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, dalam rapat virtual bersama Bank Mandiri, Jumat (3/7/2026). Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan penting untuk memantapkan penyelenggaraan GOHM 2026.
Jersey peserta akan didominasi warna ungu dengan motif Karawo, serta memuat logo Bank Mandiri, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan GOHM. Medali yang akan diberikan kepada peserta juga akan menampilkan ikon-ikon khas Gorontalo seperti Hiu Paus, Menara Limboto, dan Benteng Otanaha, dengan tali medali bercorak Karawo. “Kami ingin mengangkat kekhasan Gorontalo melalui elemen-elemen ini,” ujar Sultan.
Lokasi dan Konsep Pelaksanaan
Terdapat tiga alternatif lokasi pelaksanaan, yaitu di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango. Acara ini direncanakan berlangsung selama dua hari dengan target peserta mencapai 10.000 orang. Pada hari pertama, 6.000 peserta akan mengikuti kategori 5K, sementara hari kedua akan diikuti oleh 4.000 peserta untuk kategori 10K dan 21K. Survei rute lomba akan dilakukan bersama tim dari Bank Mandiri pusat pada minggu kedua Juli 2026.
Pengambilan Race Pack
Pemerintah Provinsi Gorontalo mengusulkan agar pengambilan race pack dilakukan di Gedung Hulonthalo Ballroom atau Gedung GPCC Andalas, dengan mengadopsi konsep dari Jogja Marathon. Sultan menyatakan bahwa rapat virtual ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam konferensi pers pelaksanaan PENAS XVII.
Dengan mengangkat budaya lokal, GOHM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan budaya Gorontalo kepada peserta dari berbagai daerah.















