Highlight Berita Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Rute Yogyakarta-Surabaya, Kini Ditangani Polisi:
- Seorang bayi ditemukan di toilet gerbong eksekutif 3 KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Sabtu (4/7) pukul 07.20 WIB.
- Penemuan pertama kali diketahui oleh penumpang, lalu dilaporkan ke petugas kereta.
- Petugas berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Pelayanan KAI dan Stasiun Solo Balapan.
- Pukul 07.30 WIB, bayi diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan.
- Pukul 07.33 WIB, KA Sancaka 84B kembali melanjutkan perjalanan tanpa keterlambatan berarti.
- Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo menyatakan kondisi bayi baik.
- Kasus kini ditangani Polsek Banjarsari bersama RS Bhayangkara.
- Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memastikan KAI akan terus mendukung proses penanganan sesuai prosedur berlaku.
Headline.co.id, Solo ~ Seorang bayi ditemukan tergeletak di dalam toilet gerbong eksekutif 3 Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7) pukul 07.20 WIB. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang penumpang yang kemudian melaporkannya kepada petugas di atas kereta. Bayi tersebut selanjutnya dievakuasi di Stasiun Solo Balapan dan kini penanganannya diambil alih oleh pihak kepolisian bersama rumah sakit setempat. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih membenarkan kejadian tersebut kepada headline.co.id.
Menurut Feni, informasi penemuan bayi itu pertama kali diterima petugas di atas KA Sancaka 84B dari penumpang yang secara tidak sengaja menemukan bayi tersebut di toilet kereta eksekutif 3. Petugas kemudian segera memeriksa lokasi dan melaporkannya kepada Pusat Pengendalian Pelayanan KAI, yang langsung berkoordinasi dengan stasiun terdekat, yakni Stasiun Solo Balapan.
Proses evakuasi berlangsung cepat. Pada pukul 07.30 WIB, bayi tersebut diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tiga menit setelahnya, tepat pukul 07.33 WIB, KA Sancaka 84B kembali melanjutkan perjalanan menuju Surabaya Gubeng tanpa mengalami keterlambatan berarti.
Di Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan, bayi tersebut langsung mendapat observasi medis dari Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo. Hasil pemeriksaan menyatakan kondisi umum bayi dalam keadaan baik. Selama observasi berlangsung, tim KAI turut memenuhi kebutuhan dasar bayi guna memastikan kondisinya tetap terjaga.
Setelah penanganan medis awal selesai, KAI Daop 6 Yogyakarta berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, bayi tersebut telah berada dalam penanganan Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarsari bersama RS Bhayangkara.
“Tim KAI kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan Kepolisian dan RS Bhayangkara. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam dan penanganannya sesuai prosedur yang berlaku,” kata Feni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7).
Feni menambahkan, koordinasi dan penelusuran bersama pihak kepolisian masih terus berjalan hingga saat ini. KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan akan terus berkolaborasi dengan pihak berwenang dan memberikan dukungan yang dibutuhkan sesuai prosedur yang berlaku selama proses penanganan kasus ini berlangsung.






