Headline.co.id, Banda Aceh ~ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banda Aceh mengadakan rapat koordinasi menjelang pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. Pertemuan ini dilaksanakan di Ruang Satu Data Diskominfotik pada Selasa, 7 April 2026, dan dihadiri oleh dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) produsen data, yaitu Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) serta Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.
Plt. Kepala Diskominfotik, Muhammad Zubir, membuka rapat tersebut dengan menekankan pentingnya kolaborasi wali data dan produsen data untuk mendukung perencanaan pembangunan. “Penilaian ini bukan untuk Diskominfotik, namun untuk Kota Banda Aceh guna meningkatkan kualitas data statistik sektoral untuk pencapaian kebijakan,” ujar Zubir.
Kepala BPS Kota Banda Aceh, Tedi Herdiawan, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa pihaknya sebagai pembina statistik sektoral siap bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas data statistik sektoral. Salah satu agenda utama rapat ini adalah menyaksikan bersama arahan melalui Zoom dari BPS Pusat. Sesi daring tersebut membahas petunjuk teknis EPSS untuk Tim Penilai Internal (TPI), termasuk cara pengisian borang evaluasi dan standar bukti dukung.
EPSS merupakan proses penilaian sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, dengan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS). EPSS 2026 diperkirakan akan berlangsung dari 7 April hingga 21 Mei mendatang. Dengan kolaborasi ini, Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan hasil EPSS 2026 yang lebih baik. Data sektoral yang akurat diyakini akan memperkuat dasar kebijakan dan pelayanan publik di Banda Aceh. (Zie)





















