Headline.co.id, Banggai ~ Pemerintah Kabupaten Banggai terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan dan kualitas pelayanan publik melalui pemekaran wilayah desa. Hal ini diwujudkan dengan peresmian Desa Persiapan Mekar Mulya di Kecamatan Simpang Raya oleh Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, pada Kamis, 9 April 2026. Langkah ini diambil untuk mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat, mengingat tantangan geografis yang luas dan pertumbuhan penduduk yang meningkat.
Desa Persiapan Mekar Mulya merupakan hasil pemekaran dari Desa Sumber Mulya, mencakup Dusun III dan Dusun IV dengan luas wilayah sekitar 514 hektare. Wilayah ini dihuni oleh 1.327 jiwa atau 432 kepala keluarga, dengan pusat pemerintahan berada di Dusun III. Bupati Amirudin Tamoreka menegaskan bahwa pemekaran desa bukan sekadar pembentukan wilayah administratif baru, tetapi juga instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemekaran desa memang tidak mudah karena berkaitan dengan kebijakan fiskal nasional, khususnya Dana Desa yang bersumber dari APBN. Namun langkah ini harus ditempuh demi pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan merata,” ujar Amirudin. Ia juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, serta kepatuhan terhadap regulasi sebagai fondasi menuju desa definitif.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati melantik Liyanto sebagai Pejabat Kepala Desa Persiapan Mekar Mulya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Banggai Nomor 400.10/539/DPMD dengan masa jabatan tiga tahun. Selama periode itu, fokus diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar serta pemenuhan persyaratan administratif menuju status desa definitif.
Kepala Desa Sumber Mulya, Mujiono, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan aspirasi masyarakat. “Pemekaran ini adalah amanah besar. Ke depan, kami akan fokus pada pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa secara bertahap,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dukungan pembiayaan operasional bagi desa persiapan akan dialokasikan dari APBDes desa induk dengan batas maksimal 30 persen, sebagai bentuk sinergi awal dalam penguatan kelembagaan.
Pemekaran Desa Persiapan Mekar Mulya dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan yang lebih dekat, mengingat jarak tempuh menuju pusat pemerintahan desa induk selama ini menjadi kendala utama. Selain itu, terdapat dorongan kuat untuk mengelola potensi lokal secara mandiri guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan terbentuknya desa persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap pelayanan publik semakin efektif, pembangunan lebih merata, serta potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.








