Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta ancaman teror. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dengan tujuan memastikan kesiapan personel dalam melindungi markas komando, aset, dan lingkungan sekitar.
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Tribuana Roseno, menjelaskan bahwa simulasi ini melibatkan sekitar 700 personel, yang merupakan sekitar dua pertiga dari total kekuatan yang dimiliki. Selain personel kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan potensi masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan, pengemudi ojek daring, dan unsur masyarakat lainnya.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas. Kami juga merangkul potensi masyarakat untuk ikut membantu menjaga keamanan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan,” ujar AKBP Tribuana Roseno. Fokus pengamanan dalam simulasi ini adalah perlindungan markas komando, termasuk aset, personel, dan lingkungan sekitar dari berbagai kemungkinan ancaman.
Simulasi ini merupakan langkah antisipatif terhadap dinamika situasi global yang berpotensi berdampak pada kondisi keamanan dalam negeri. “Kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depan, mengingat isu global yang berkembang. Dengan simulasi ini, kami ingin memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan,” jelasnya.
Polres Metro Jakarta Selatan berharap melalui kegiatan ini, situasi kamtibmas di wilayahnya tetap terjaga aman dan kondusif.























