Headline.co.id, Polres Oku Selatan ~ di bawah naungan Polda Sumatera Selatan, telah meluncurkan program Desa Sadar Digital (DSD) sebagai upaya untuk meningkatkan literasi digital di masyarakat desa. Program ini diluncurkan pada acara yang berlangsung di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan pelajar dari seluruh Kabupaten OKU Selatan.
Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, memimpin langsung peluncuran program ini. Acara tersebut juga dihadiri oleh para Kapolsek, Danramil, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala dinas terkait, camat, kepala desa, serta komunitas masyarakat. Program ini dirancang untuk menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi yang semakin meningkat, terutama di wilayah pedesaan. Sasaran utama program ini adalah pelajar dan remaja, orang tua dan keluarga, perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta pemuda dan masyarakat umum.
Program Desa Sadar Digital memiliki tiga fokus utama: meningkatkan literasi digital masyarakat, mencegah kejahatan siber seperti penipuan online dan judi digital, serta memperkuat peran komunitas dalam menjaga keamanan ruang digital. Untuk mencapai tujuan tersebut, program ini dilaksanakan melalui berbagai metode seperti penyuluhan langsung, edukasi virtual melalui zoom meeting, pembentukan grup komunitas digital, kampanye media sosial, patroli siber, dan pendampingan oleh Bhabinkamtibmas di desa.
Selain itu, program ini juga mencakup sosialisasi bahaya hoaks, pencegahan child grooming, kampanye anti judi online, pembentukan relawan literasi digital, serta monitoring dan evaluasi secara berkala setiap dua bulan. Kapolres OKU Selatan I Made Redi Hartana menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata Polri dalam memperkuat perlindungan masyarakat di era digital. “Program Desa Sadar Digital menjadi gerakan bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam melindungi diri dan lingkungan dari ancaman kejahatan siber,” jelasnya pada Selasa (7/4/26).
Program ini juga sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melalui program Presisi yang menitikberatkan pada pendekatan preventif dan kolaboratif. Inisiatif ini juga didukung oleh arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho dalam mendorong transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Polres OKU Selatan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. “Program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menindak, tetapi juga mencegah. Desa menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan digital masyarakat,” ujarnya.
Peluncuran Desa Sadar Digital ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus menekan potensi kejahatan siber di wilayah pedesaan. Polda Sumatera Selatan mendorong agar program ini terus dikembangkan dan direplikasi di seluruh wilayah jajaran sebagai bagian dari transformasi Polri yang presisi, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat.






















