Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah mencapai realisasi tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar 91,48 persen pada Semester I 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran negara oleh Kemkomdigi semakin efektif dan tepat sasaran. Kemkomdigi menjadi salah satu kementerian dengan tingkat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di atas 90 persen untuk kategori pagu anggaran lebih dari Rp1 triliun.
Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menegaskan bahwa tindak lanjut rekomendasi BPK bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan anggaran negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Setiap rekomendasi kami tindaklanjuti agar penggunaan anggaran semakin tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat,” ujar Ismail di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Menurut Ismail, perbaikan tata kelola keuangan berdampak langsung pada peningkatan kualitas program kementerian. Program tersebut meliputi perluasan akses internet, dukungan terhadap UMKM digital, dan penguatan perlindungan masyarakat di ruang digital. Dengan pengelolaan yang lebih tertib, Kemkomdigi mampu menekan potensi pemborosan, mempercepat pelaksanaan program, serta menjaga kesinambungan layanan publik. “Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata,” tegasnya.
Kemkomdigi juga memastikan bahwa efisiensi anggaran mempercepat implementasi strategi utama kementerian, yaitu Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Pada aspek Terhubung, anggaran difokuskan untuk memperluas jangkauan internet hingga wilayah yang belum terlayani serta meningkatkan kualitas jaringan di daerah dengan kebutuhan tinggi. Upaya ini mendukung layanan pendidikan daring, kesehatan jarak jauh, dan administrasi pemerintahan berbasis digital.
Sementara pada aspek Tumbuh, anggaran diarahkan untuk memperkuat ekonomi digital masyarakat melalui pendampingan UMKM masuk ke platform digital, penguatan koperasi desa berbasis teknologi, serta pengembangan talenta digital. Adapun pada aspek Terjaga, fokus diberikan pada peningkatan keamanan ruang digital, termasuk perlindungan anak, literasi digital, serta pengawasan terhadap konten berisiko dan penyalahgunaan data pribadi.
Melalui penguatan tata kelola keuangan ini, Kemkomdigi memastikan bahwa program prioritas dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak langsung berupa akses digital yang lebih merata, peluang ekonomi yang lebih luas, serta ruang digital yang aman bagi masyarakat.


















